Dua Atlet Asia Masuk Daftar 100 Atlet Berbayaran Tertinggi Forbes

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Manny Pacquiao dan Keith Thurman mengadakan konferensi pers bersama di New York pada Selasa, 21 Mei.

    Manny Pacquiao dan Keith Thurman mengadakan konferensi pers bersama di New York pada Selasa, 21 Mei.

    TEMPO.CO, Jakarta - Terdapat dua atlet asal Asia yang berhasil masuk dalam daftar 100 atlet terkaya di dunia 2019 versi majalah terkenal Forbes. Mereka adalah juara dunia tinju delapan kali asal Filipina, Manny Pacquiao dan atlet kriket asal India, Virat Kohli.

    Dalam daftar itu, Pacquiao menempati peringkat ke-92. Sedangkan Kohli berada di posisi ke-100.

    Pacman (julukan Pacquiao) meraup pendapatan sebanyak US$ 26 juta (Rp 369 miliar) yang didapatkannya dari gaji dan turnamen sebesar US$ 24 juta (Rp 340 miliar) dan dari endorsement US$ 2 juta (Rp 28,4 miliar).

    Baca: Forbes: Messi Atlet Berbayaran Tertinggi, Geser Mayweather

    Kohli mendapat bayaran sebesar US$ 25 juta (Rp 355 miliar). Pemasukan itu berasal dari gaji sebesar US$ 4 juta (Rp5 6,8 miliar) dan endorsement US$ 21 juta (Rp2 98 miliar).

    Tak ada atlet Indonesia yang masuk dalam jajaran atlet terkaya di dunia 2019. Atlet bridge, Michael  Hartono, sebelumnya dinobatkan sebagai orang terkaya di Indonesia bersama Robert Budi Hartono.

    Keduanya memiliki kekayaan hingga US$ 35 miliar serikat atau sekitar Rp 488,6 triliun, namun kekayaan tersebut tak murni didapatkannya dari dunia olahraga melainkan dari kerajaan bisnis yang telah dirajutnya.

    Sementara itu, Lionel Messi menjadi atlet terkaya di dunia tahun ini dengan mengantongi US$ 127 juta (Rp 1,8 triliun) dan di susul oleh musuh bebuyutannya, Cristiano Ronaldo, dengan mendapatkan US$ 109 juta atau setara dengan Rp 1,5 triliun.

    INDOSPORT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.