Bulu Tangkis: Turuti Saran Dokter, Lee Chong Wei Putuskan Pensiun

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lee Chong Wei meminta pergantian kok saat bertanding melawan Jan O Jorgensen  pada Semifinal Total BWF 2015 di Istora Senayan, Jakarta, 15 Agustus 2015.  TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Lee Chong Wei meminta pergantian kok saat bertanding melawan Jan O Jorgensen pada Semifinal Total BWF 2015 di Istora Senayan, Jakarta, 15 Agustus 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan atlet bulu tangkis nomor satu dunia asal Malaysia, Lee Chong Wei, memutuskan gantung raket, Kamis, 13 Juni 2019. Ia mengakhiri kariernya yang merentang sepanjang 19 tahun.

    Keputusan Chong Wei untuk gantung raket ini pun diambilnya setelah pergi ke Taiwan untuk berkonsultasi dengan dokter. Dari hasil konsultasi tersebut, ia dinyatakan tidak cocok untuk melakukan kegiatan intensitas tinggi.

    "Hari ini, saya ingin mengumumkan pensiun dari dunia olahraga setelah 19 tahun berkarier. Ini bukan keputusan mudah, tetapi saya tak lagi punya pilihan setelah melakukan konsultasi dengan dokter di Taiwan bulan lalu," ujar Chong Wei dikutip dari media The Star.

    Lee Chong Wei divonis menderita kanker hidung pada Juli 2018. Ia sempat melakukan perawatan intensif ke Taiwan pada bulan September, hingga akhirnya menjalani masa pemulihan dalam waktu yang cukup lama.

    "Saya diberi delapan kuesioner untuk menjawab tentang kondisi saya dan hasilnya keluar untuk menunjukkan bahwa saya tidak cocok untuk melakukan kegiatan intensitas tinggi. Jadi, tidak cocok bagi saya untuk terus memaksakan diri dan mengorbankan kesehatan saya," lanjutnya.

    Pebulutangkis 36 tahun tersebut juga berterima kasih kepada orang Malaysia yang telah memberinya banyak dukungan. Ia secara khusu menyebut pelatihnya, Datuk Misbun Sidek dan Tey Seu Bock. "Terima kasih untuk seluruh orang Malaysia dan kepada semua pelatih saya Datuk Tey dan Misbun," pungkasnya.

    Secara keseluruhan, Lee Chong Wei telah mengantongi 69 gelar sepanjang karier bulutangkisnya dan bertahan selama 310 minggu di peringkat satu dunia untuk sektor tunggal putra serta meraih 3 medali Perak Olimpiade dan 34 kali menjadi runner up.

    INDOSPORT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.