Bulu Tangkis: Pensiun, Ini 3 Catatan Apik Karier Lee Chong Wei

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain bulu tangkis tunggal putra Malaysia, Lee Chong Wei berusaha mengembalikan shuttlecock saat bertanding melawan pemain bulu tangkis India, Prannoy Haseena Sunil pada Kejuaraan BCA Indonesia Open 2017 di JCC Senayan, Jakarta, 15 Juni 2017. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Pemain bulu tangkis tunggal putra Malaysia, Lee Chong Wei berusaha mengembalikan shuttlecock saat bertanding melawan pemain bulu tangkis India, Prannoy Haseena Sunil pada Kejuaraan BCA Indonesia Open 2017 di JCC Senayan, Jakarta, 15 Juni 2017. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Atlet bulu tangkis asal Malaysia, Lee Chong Wei, memutuskan pensiun. Pria berusia 36 tahun itu memilih gantung raket karena penyakit kanker hidung yang dideritanya.

    Dalam 19 tahun kariernya, ia mencatatkan banyak catatan apik termasuk mengungguli jagoan Indonesia, Taufik Hidayat.

    Berikut sejumlah catatan apik Lee Chong Wei dalam kariernya:

    Gelar Juara

    Lee Chong Wei merupakan salah satu pebulutangkis terbaik yang pernah ada. Buktinya, dalam catatan situs BWF, pada tahun 2009 hingga 2014, posisi Lee Chong Wei sebagai pebulutangkis nomor satu dunia tak tergoyahkan.

    Kegemilangan Lee Chong Wei juga sejalan dengan torehan gelar juaranya. Pebulutangkis asal Malaysia itu telah berkali-kali meraih medali emas di kejuaraan bulutangkis internasional.

    Lee Chong Wei tercatat menorehkan total 69 gelar juara sepanjang kariernya. Ia juga pernah merasakan 34 kali runner-up, termasuk tiga medali perak di ajang Olimpiade (2008, 2012, 2016). Meski kaya prestasi Ia tetapi tidak pernah memenangi gelar juara dunia atau Olimpiade.

    Penghargaan

    Kecemerlangan karier Lee Chong Wei tentu turut membawanya memenangkan sejumlah penghargaan. Penghargaan bulu tangkis hingga kenegaraan pernah diraihnya.

    BWF sudah lima kali memberikan penghargaan kepada Lee Chong Wei. Pada 2009, 2010, 2011, 2013 dan 2016, Lee Chong Wei terpilih sebagai pebulutangkis terbaik dunia.

    Selain itu, pada tahun 2017, pemerintahan Malaysia juga memberikan penghargaan spesial kepada Lee Chong Wei. Pemerintahan Malaysia menghargai segala jerih payah Lee Chong Wei dengan gelar kehormatan Datuk.

    Mengungguli Taufik Hidayat

    Rekor yang ditorehkan Lee Chong Wei salah satunya mampu mengungguli pebulutangkis legendaris Indonesia, Taufik Hidayat. Lee Chong Wei unggul secara head-to-head atas Taufik Hidayat dalam sejarah pertemuan mereka berdua.

    Ya, Lee Chong Wei dan Taufik Hidayat sudah 23 kali bertemu. Mayoritas pertemuan, berhasil didominasi Lee Chong Wei dengan 15 kemenangan, sementara Taufik Hidayat hanya delapan kemenangan.

    Pertarungan terakhir keduanya terjadi pada 2012 lalu. Kala itu, Lee Chong Wei menang dua set langsung, 21-16 dan 21-13, dalam laga di ajang Yonex Sunrise India Open 2012.

    INDOSPORT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.