NBA: Parade Kemenangan Raptors Diwarnai Kericuhan, Lihat Videonya

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pendukung Toronto Raptors merayakan keberhasilan menjuarai NBA 2019 dala parade di Toronto, Kanada, 17 Juni 2019. REUTERS/Moe Doiron

    Pendukung Toronto Raptors merayakan keberhasilan menjuarai NBA 2019 dala parade di Toronto, Kanada, 17 Juni 2019. REUTERS/Moe Doiron

    TEMPO.CO, Jakarta - Parade kemenangan Toronto Raptors saat merayakan juara NBA 2019 diwarnai kericuhan. Empat orang bahkan mengalami luka serius karena tertembak, Senin, 17 Juni 2019.

    Penembakan dalam pawai kemenangan Raptors ini sudah dikonfirmasi oleh pihak kepolisian setempat. Awalnya, polisi mengatakan bahwa ada dua orang yang mengalami luka serius. Lalu polisi memperbarui informasi bahwa ada empat orang yang harus mendapatkan perawatan karena cedera terkait penembakan yang terjadi.

    Polisi sudah menangkap tiga orang yang diduga menjadi dalang di balik penembakan saat parade kemenangan Raptors. Mereka juga menyita dua senjata api.

    Dilansir dari situs berita Bleacher Report, salah satu dari korban itu adalah seorang wanita yang menenangkan para fans Raptors.

    Akibat insiden tembakan ini, parade kemenangan Raptors sempat kacau balau dan para fans pun berlarian. Parade kemenangan Raptors sendiri dihadiri 2 juta orang.

    Antusiasme fans untuk menrayakan gelar perdana NBA itu memang luar biasa. Bahkan ada fans yang rela berkemah sejak hari Minggu (16 Juni 2o19) malam untuk menyaksikan parade kemenangan ini.

    Seperti yang diketahui, Raptors berhasil mengunci juara NBA usai mengalahkan Golden State Warriors di NBA Finals 2019 dengan skor 4-2. Kawhi Leonard dan kawan-kawan mampu meraih prestasi tertinggi untuk Raptors sekaligus meruntuhkan dominasi Warriors yang dalam tiga tahun terakhir mampu menjuarai NBA dua kali.

    INDOSPORT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.