Tour de France: Lomba dan Perjalanan Bersepeda yang Mempesona

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Chris Froome (kanan) memimpin balapan saat melewati Arc de Triomphe sebelum mencapai finis di ajang balap sepeda Tour de France di Paris, Prancis, 27 Juli 2015. Etape terakhir dimenangi oleh pembalap Jerman, Andre Greipel, namun karena telah menang poin, Froome hanya perlu memastikan tiba di garis finish. AP/Laurent Cipriani

    Chris Froome (kanan) memimpin balapan saat melewati Arc de Triomphe sebelum mencapai finis di ajang balap sepeda Tour de France di Paris, Prancis, 27 Juli 2015. Etape terakhir dimenangi oleh pembalap Jerman, Andre Greipel, namun karena telah menang poin, Froome hanya perlu memastikan tiba di garis finish. AP/Laurent Cipriani

    TEMPO.CO, Jakarta - Tour de France sebentar lagi akan menyita perhatian penggemar sepeda di dunia. Lomba balap sepeda jalan raya paling legendaris itu akan berlangsung untuk ke-106 kalinya pada 6 Juli sampai 28 Juli 2019.

    Start Tour de France 2019 akan dilalukan di Brussels, Belgia, untuk memperingati ulang tahun ke-50 juara tur ini yang pertama kali Eddy Merckx. Para pembalap akan menempuk jarak 3.460 kilometer dalam 21 etape.

    Alberto Contador (keempat dari kiri) asal Spanyol dari Tim Tinkoff-Saxo berlatih menjelang dimulainya Tour de France di dekat Utrecht, Belanda, 3 Juli 2015. Tour de France adalah balap sepeda yang menempuh jarak 3.360 kilometer atau 2.088 mil selama tiga minggu lebih. AP/Christophe Ena

    Tour de France adalah salah satu dari tiga balapan sepeda kategori grand tour, kejuaraan balap seped jalan raya paling akbar di Eropa. Dua balapan lain itu adalah Giro d’Italia dan Vuelta a Espana.

    Startnya bisa berpindah di negara tetangga, untuk kota di Belgia itu adalah kedua kalinya, lantas Belanda, Jerman, Monaco, dan Inggris. Tapi, finisnya selalu di Champ-Elysees, Paris, Prancis.

    Tour de France sering digambarkan sebagai sebuah perjalanan bersepeda yang mempersona dan etape pembukaan, yang dikenal  dengan sebutan Grand Depart, senantiasa menjadi acara besar yang menguntungkan dari segi pariwisata, sponsor, dan liputan media.

    Sejumlah pebalap sepeda melintasi Louvre Museum saat mengikuti perlombaan Tour de France yang menempuh jarak 133,5 km dari Versailles menuju Champs Elysees, di Paris, Prancis, Minggu (21/7). REUTERS/Stephane Mahe

    Itu sebabnya Denmark yang dipastikan akan menjadi start Tour de France 2021 sudah bersiap-siap sejak sekarang. The Danis Grand Depart Tour de France 2021, sebagaimana dikutip dari The New York Times, akan menjadi acara olahraga terbesar yang pernah digelar Denmark.

    Ketua Eksekutif VisitDenmark, Jan Boesen Olsen, mengatakan akan ada lebih dari tiga miliar penonton televisi yang menyaksikan Grand Depart Tour de Frances 2021 di negaranya.  Ada tiga etape awal yang dijadwalkan berlangsung di sana pada 2,3, dan 4 Juli tahun itu. “Grand Depart yang ditunggu-tunggu adalah pergelaran wisata besar yang membawa gengsi dan bisnis,” tulisnya dalam surat elektronik.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.