Catur Japfa: Indonesia Gagal, Khusnutdinov dan Phuong Hanh Juara

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pertandingan GM Dmitry Kokarev vs GM Ivan Sokolov di Turnamen Catur Grand Master dan Grand Master Wanita Japfa di Yogyakarta, 13-21 Juni 2019. (Humas Percasi)

    Pertandingan GM Dmitry Kokarev vs GM Ivan Sokolov di Turnamen Catur Grand Master dan Grand Master Wanita Japfa di Yogyakarta, 13-21 Juni 2019. (Humas Percasi)

    TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia gagal meraih gelar juara pada turnamen catur internasional Japfa GM dan WGM 2019 yang berlangsung di Hotel Grand Inna, Yogyakarta. Hasil itu dipastikan setelah babak terakhir berlangsung Jumat.

    Di bagian putra, pecatur asal Kazakhstan, Rustam Khusnutdinov, menjadi juara setelah di babak terakhir bermain remis dengan andalan Indonesia GM Susanto Megaranto.

    Dari 11 babak yang berlangsung, Rustam mengoleksi 7,5 poin, unggul 0,5 poin dari dua pesaing terdekat, yakni Dimitri Kokarev dari Rusia dan pecatur muda tuan rumah MI Novendra Priasmoro.

    Kokarev dan Novendra juga bermain remis di babak pamungkas. Unggulan utama Kokarev berbagi setengah angka dengan IM Sean Winshand Cuhendi dalam 30 langkah permainan Sisilia. Novendri remis dengan GM Ivan Sokolov dari Belanda setelah bermain alot 73 langkah permainan Hindia Raja.

    Di bagian putri, harapan jadi juara sirna setelah WMI Chelsie Monica Sihite takluk di tangan pecatur Vietnam WIM Luong Phuong Hanh di babak Pamungkas, Jumat.

    Dalam pertandingan kategori WGM yang berlangsung alot di Hotel Grand Inna, Yogyakarta, itu, Chelsie menyerah pada langkah ke-85 permainan Sisilia.

    Chelsie merupakan pecatur Indonesia yang paling berpeluang menjadi juara karena hingga babak ke-10 masih memimpin perolehan poin bersama Luong Phuong Hanh. Apalagi di pertandingan terakhir itu, Chelsie sedikit diuntungkan dengan mengendalikan buah putih.

    Kedua pecatur terlibat pertarungan sengit karena hasil remis akan memberikan gelar juara kepada WGM Tsatsalashvili Keti.

    Keti yg bermain agresip dengan pembukaan Gambit Menteri di babak akhir mencatat kemenangan atas WIM Pujari Rucha dalam 71 langkah. Keti sendiri akhirnya harus puas di posisi dua karena kalah Tie Break 2 dari Hanh dengan perbandingan 37,25 - 36,25.

    Berikut peringkat akhir turnamen catur internasional Japfa 2019 untuk kategori GM (poin, TB1, TB2, TB3):
    1. GM Khusnutdinov Rustam (7,5, 0,0, 37,50, 4)
    2. GM Kokarev Dmitry (7,0, 0,5, 34,50, 4)
    3. IM Priasmoro Novendra (7,0 , 0,5, 34,25, 4)
    4. GM Megaranto Susanto (6,5, 0,5, 36,00, 2)
    5. IM Taher Yoseph Theolifus ( 6,5, 0,5, 34,25, 3)
    6. GM Sokolov Ivan (5,5, 0,0, 28,50, 4)
    7. IM Das Arghyadip (5,0, 1,5 , 27,00, 0)
    8. MI Cuhendi Sean Winshand (5,0, 1,5, 25,50, 1)
    9. IM Ravi Teja S.(5,0 , 1,5, 25,50 , 1)
    10. IM Raghunandan Kaumandur Srihari (5,0, 1,5, 25,25, 1)
    11. FM Setyaki Azarya Jodi ( 3,5, 0,0, 16,50, 1)
    12. WGM Aulia Medina Warda (2,5, 0,0, 13,75, 1).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.