Indonesia Tuan Rumah ASEAN School Games, Ini Harapan Menpora

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ahmad Ambali Sukur meraih emas di ajang ASEAN School Games 2018 di mini stadion atletik Bukit Jalil Malaysia, Sabtu. Deputi Peningkatan Prestasi Kemenpora Mulyana (jaket merah) menyatakan Indonesia menargetkan 26 emas. ANTARA

    Ahmad Ambali Sukur meraih emas di ajang ASEAN School Games 2018 di mini stadion atletik Bukit Jalil Malaysia, Sabtu. Deputi Peningkatan Prestasi Kemenpora Mulyana (jaket merah) menyatakan Indonesia menargetkan 26 emas. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia mengincar gelar juara umum di ajang ASEAN School Games 2019 ke-11. Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengatakan merebut peringkat pertama harus menjadi prioritas sebab para atlet Indonesia tampil di hadapan publik sendiri.

    Dengan dukungan penuh penonton, Imam berharap, atlet Indonesia bisa tampil maksimal.

    "Saya percaya atlet-atlet kita akan berjuang habis-habisan," ucap Menteri Imam usai peluncuran logo dan maskor ASEAN School Games di Kementerian Pemuda dan Olahraga, Selasa, 25 Juni 2019.

    Semarang menjadi kota penyelenggara ASEAN School Games 2019. Pesta olahraga tahunan tingkat pelajar di kawasan Asia Tenggara itu digelar 17-25 Juli 2019. Para atlet akan memperebutkan medali di sembilan cabang olahraga, yaitu atletik, basket, tenis meja, bola voli, tenis, sepak takraw, renang, bulu tangkis, dan pencak silat.

    Pelaksana harian Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menuturkan Pemerintah Provinsi sudah siap menggelar ASEAN School Games di Semarang. "Dari sisi infrastruktur sudah siap dan tempat tinggal atlet juga," ucapnya.

    Terakhir kali para pelajar Indonesia meraih gelar juara umum di ASEAN School Games ketujuh pada 2015 di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam. Indonesia membawa pulang 25 medali emas, 24 perak, dan 10 perunggu.

    Tahun lalu, Indonesia menempati peringkat dua. Tampil di Selangor, Malaysia, tim Merah-Putih mengumpulkan 31 emas, 36 perak dan 31 perunggu. Indonesia kalah dari tuan rumah yang meraih 37 emas, 34 perak dan 31 perunggu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.