MotoGP Belanda: Marquez Bidik Kemenangan Keenam di Seri Kedelapan

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez mengincar kemenangan keenam kalinya di Sirkuit Assen, Belanda pada balapan seri kedelapan MotoGP, akhir pekan ini.

    Tahun lalu pembalap asal Spanyol itu menikmati kesuksesan di Sirkuit TT Assen ketika tujuh pembalap bertarung ketat memperebutkan podium juara hingga akhir lomba.

    Satu gelar juara lainnya di GP Belanda diraih Marquez pada 2014, sementara tiga kemenangan lainnya diboyong pada 2010 (125cc), 2011 dan 2012 (Moto2).

    Marquez juga konsisten di Assen dengan selalu naik podium di sembilan balapan terakhir yang ia jalani di sana.

    "Assen adalah sirkuit di mana kalian harus sangat teliti dan sulit untuk konsisten di sana," ungkap Marquez seperti dikutip laman resmi MotoGP, Rabu.

    "Tampil konsisten dan penuh presisi di arah yang cepat berubah sangat lah penting untuk tampil baik di Assen.

    Marquez tiba di Belanda dengan keunggulan 37 poin atas pesaing terdekatnya, Andrea Dovizioso (Mission Winnow Ducati), yang gagal finis usai terlibat insiden kecelakaan beruntun dengan Jorge Lorenzo di Catalunya.

    Pembalap bernomor 93 itu akan mengantisipasi serbuan rival-rivalnya seperti duo Ducati Dovizioso dan Danilo Petruci, serta pembalap rookie Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) yang musim ini telah meraih dua pole position.

    Alex Rins (Suzuki Ecstar) juga patut diwaspadai karena selalu mengancam barisan pembalap terdepan. Kemudian duo pembalap pabrikan Yamaha, Maverick Vinales dan Valentino Rossi, juga tak akan melewatkan kesempatan untuk membalas kesialannya di Catalunya akhir pekan nanti.

    Vinales finis peringkat tiga di Assen tahun lalu, sedangkan Rossi juara di sana pada 2017.

    Marc Marquez juga sempat tertahan di peringkat dua ketika Jack Miller merebut gelar juara MotoGP Belanda di Assen pada 2016.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.