Formula 1 Austria: Charles Leclerc Tidak Optimistis Berlebihan

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Formula 1 dari tim Ferrari, Charles Leclerc dan Sebastian Vettel. Reuters

    Pembalap Formula 1 dari tim Ferrari, Charles Leclerc dan Sebastian Vettel. Reuters

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Ferrari Charles Leclerc enggan menyulut optimisme semu bagi timnya jelang balapan Formula 1 GP Austria akhir pekan nanti karena Mercedes masih dominan dan bahkan sedang mengincar kemenangan ke-11 mereka secara beruntun.

    "Aku rasa saat ini cukup sulit. Mereka terlihat sangat, sangat cepat," kata Leclerc ketika ditanya apakah Ferrari bisa memberikan perlawanan ketat kepada Mercedes di Red Bull Ring.

    "Mereka sangat cepat di Paul Ricard, khususnya laju ketika balapan, jadi aku kira kami fokus kepada kami sendiri dan mencoba melakukan yang terbaik. Tapi, jujur, cukup sulit untuk berada di level mereka," ujarnya menambahkan seperti dikutip Reuters, Kamis.

    Leclerc masih mengejar kemenangan pertamanya di musim perdana menunggangi Ferrari. Peluang terbesarnya datang di balapan kedua, GP Bahrain, di mana dia start dari pole position namun mengalami kendala mesin di akhir lomba dan harus finis peringkat tiga.

    Setelah itu Leclerc kembali naik podium di Kanada dan terakhir di Prancis, pekan lalu.

    Di Prancis, Leclerc mampu mengejar pebalap Mercedes Valtteri Bottas dan finis 0,929 detik di belakang sang pembalap Finlandia itu.

    Mercedes telah menang empat kali di Austria, namun tahun lalu kedua pembalap mereka, Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas gagal finis karena mengalami kendala teknis.

    "Jika mereka tak mengalami masalah, akan sulit bagi kami untuk menantang mereka. Jadi kami akan mencoba yang terbaik di setiap balapan," kata Charles Leclerc.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Paparan Radiasi Cesium 137 di Serpong

    Bapeten melakukan investigasi untuk mengetahui asal muasal Cesium 137 yang ditemukan di Serpong. Ini berbagai fakta soal bahan dengan radioaktif itu.