Tenis Pelti W15: Arianne Hartono Sukses Juara Tunggal dan Ganda

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Adrianne Hartono (kiri) dan Rifanty Kahfiani usai bertanding dalam final Turnamen Tenis Pelti International W15 di Jakarta, Minggu 30 Juni 2019. (foto: Pelti)

    Adrianne Hartono (kiri) dan Rifanty Kahfiani usai bertanding dalam final Turnamen Tenis Pelti International W15 di Jakarta, Minggu 30 Juni 2019. (foto: Pelti)

    TEMPO.CO, Jakarta - Petenis Belanda, Arianne Hartono (23 tahun) keluar sebagai juara tunggal Pelti Indonesia W15 Jakarta, Minggu 30 Juni 2019. Di final turnamen seri ITF World Tennis Tour itu, unggulan kedelapan itu berhasil mengandaskan harapan tuan rumah, Rifanty Kahfiani (21). Arianne unggul straight set 6-2 6-3.

    “Meski terlihat mudah, namun Rifanty adalah lawan yang sulit karena memiliki banyak variasi pukulan yang membuat saya berada di luar zona nyaman untuk melakukan serangan dalam laga final ini,” tutur Arianne usai laga berdurasi satu jam 13 menit di lapangan tenis Elite Club Epicentrum.

    Gelar juara tunggal ini melengkapi trophy ganda berpasangan dengan sepupunya, Nadia Ravita di ajang berhadiah total 15.000 dollar AS atau sekitar Rp 210 juta ini. Raihan ini mengulang prestasinya pada ajang selevel di Jakarta, tahun silam.

    Arianne yang merupakan keponakan mantan petenis nasional Deddy Dan Lucky Tedjamukti itu tak menampik bahwa tampil di Indonesia memberinya tambahan energi dalam melakoni turnamen.

    “Seperti sedang berlibur dan menjadi motivasi untuk dapat meraih prestasi di hadapan keluarga yang berada di Indonesia,” tutur Arianne yang bergegas pulang ke Belanda untuk mengikuti kejuaraan W25 Den Haag mulai pekan depan

    Kendati kalah, Rifanty Kahfiani mengaku tak terlalu kecewa. Bahkan, mojang Bandung ini merasa bersyukur bahwa gelar runner-up Pelti Indonesia W15 Jakarta ini membuka peluangnya untuk membela tim Merah Putih pada pesta akbar multi cabang olahraga negara Asia Tenggara, SEA Games 2019 di Manila, Filipina.

    “Saya masih konsultasi dengan pelatih tim kampus di AS, karena jadwal SEA Games, Desember 2019 ini bentrok dengan jadwal ujian kuliah,” ucap Rifa yang tercatat sebagai mahasiswi Universitas Oregon (AS) ini.

    Hasil Final Tunggal, Minggu (30/6)
    8-Arianne Hartono (Belanda) v Rifanty Kahfiani 6-2 6-3


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.