Wimbledon: Christopher Rungkat Main di Babak Utama, Ini Jadwalnya

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Christopher Rungkat dan Hsieh Cheng-peng. (tennis-tourtalk.com)

    Christopher Rungkat dan Hsieh Cheng-peng. (tennis-tourtalk.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Petenis Indonesia, Christopher Rungkat, akan kembali berjuang mengejar prestasi di turnamen paling bergengsi dunia, grand slam. Berpasangan dengan atlet Taiwan, Cheng-peng Hsieh, Christo akan tampil di babak utama turnamen Wimbledon.

    Ia dijadwalkan tampil pada Rabu, 3 Juli, melawan unggulan ke-14 asal Austria, Juergen Melzer/Oliver Marach.

    Christo, panggilannya, menyampaikan persiapannya lewat akun instagramnya. Ia mengunggah dua foto di lapangan rumput. "Pukulan pertama di Wimbledon. Selalu menyenangkan," kata dia.

    Melzer akan menjadi lawan tangguh. Petenis ini pernah menempati peringkat 8 dunia di tunggal putra dan kini menempati peringkat 48 dunia ganda putra. Ia sudah mengumpulkan 5 gelar juara tunggal dan 15 gelar ganda.

    Melzer pernah mengalahkan Rungkat/Hsieh di final turnamen Sofia Open, Februari lalu. Kala itu, Melzer berpasangan dengan petenis Kroasia, Nikola Mektic.

    Oliver Marach juga tak bisa diremehkan. Ia pernah menempati posisi dua ranking ganda dunia. Kini atlet 38 tahun itu menempati posisi kedelapan. Ia pernah meraih 22 gelar ganda, termasuk lolos ke final Prancis Terbuka 2018 dan Wimbledon 2017.

    Bagi Rungkat/Hsieh, penampilan di Wimbledon tahun ini adalah yang pertama sepanjang karier mereka . Tapi keduanya sudah pernah tampil di turnamen grand slam lain pada tahun ini. Mereka sempat melaju ke babak 32 besar Prancis Terbuka 2019.

    Sebelum itu, Christo/Hsieh juga berhasil telah menjuarai Challenger Gwangju (Korea Selatan), Challenger Busan (Korea Selatan), Challenger Shenzen (China), dan Da Nang Terbuka (Vietnam) sepanjang 2019 ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.