Mengenal Cori Gauff, Petenis 15 Tahun Penakluk Venus di Wimbledon

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi Cori Gauff, setelah berhasil mengalahkan lawannya Venus Williams dalam pertandingan babak pertama Grand Slam Wimbledon di All England Lawn Tennis and Croquet Club, London, 1 Juli 2019. Cori Gauff menumbangkan Venus Williams 6-4 6-4. REUTERS/Toby Melville

    Ekspresi Cori Gauff, setelah berhasil mengalahkan lawannya Venus Williams dalam pertandingan babak pertama Grand Slam Wimbledon di All England Lawn Tennis and Croquet Club, London, 1 Juli 2019. Cori Gauff menumbangkan Venus Williams 6-4 6-4. REUTERS/Toby Melville

    TEMPO.CO, Jakarta - Cori "Coco" Gauff menjadi sensasi di arena tenis grand slam Wimbledon 2019. Remaja berusia 15 tahun ini berhasil mengalahkan mantan petenis nomor satu dunia, Venus Williams, pda babak pertama, awal pekan ini.

    Coco Gauff lahir di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat, pada 13 Maret 2004. Saat ini menemoati rangking 313 dunia.

    Coco Gauff memiliki nama asli Cori Gauff. Ia lahir di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat, pada 13 Maret 2004. Saat ini menempati ranking 313 dunia dan pernah menempati ranking 272 dunia.

    Coco sudah berprestasi di level junior. Ia menjuarai US Open junoir pada tahun lalu dan sempat lolos ke semifinal Wimbledon junior tahun yang sama.

    Apa rahasia tampilan apiknya? "Apa pun yang terjadi, terjadi lah. Motto ku adalah ‘lakukan’. Kita semua akan mati suatu hari nanti. Aku hanya ingin menikmati hidup,” kata Coco.

    Ayahnya yang juga pelatihnya, Corey, begitu takjub ketika melihat perjuangan putrinya di lapangan rumput SW19. Ia merasa perjuangan keluarga mereka selama ini tak sia-sia.

    Coco mulai berlatih tenis pada usia 7 tahun. Saat beranjak besar, keluarganya pindah ke Delray, Florida, agar mendapat kesempatan lebih baik untuk belajar tenis.

    Meskipun begitu, Corey dan istrinya Candi bukan tipe orang tua pemaksa. Mereka tetap memprioritaskan pendidikan Coco. Setelah turnamen selesai, ia akan kembali bersekolah. “Aku menegaskan kepada Coco, jika fokus utamanya adalah sekolah. Tenis baru yang kedua,” kta Candi.

    Kerendahan hati membuat Coco menjadi menghargai setiap proses. Sebelum pertandingan, ia dan ayahnya selalu berdoa untuk keselamatan ia dan lawannya.

    Ritual sama akan dilakukan di babak kedua Wimbledon, yang berlangsung Kamis dinihari WIB. Cori Gauff akan berusaha melanjutkan kejutannya melawan Magdalena Rybarikova, asal Slovakia.

    THE SUN | CAECILIA EERSTA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.