Indonesia Optimistis Rebut Juara Umum ASEAN School Games 2019

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pertemuan para Ketua Kontingen negara-negara peserta ASEAN School Games 2019 yang akan digelar di Semarang, Jawa Tengah pada 17-29 Juli. (Kemenpora)

    Pertemuan para Ketua Kontingen negara-negara peserta ASEAN School Games 2019 yang akan digelar di Semarang, Jawa Tengah pada 17-29 Juli. (Kemenpora)

    TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia menargetkan juara umum pada ajang ASEAN School Games (ASG) 2019. Ketua Kontingen Indonesia Yayan Rubaeni mengatakan tim Merah Putih bertekad merebut 36 sampai 38 medali emas.

    Dari kajian tim pelatih dan Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi) ada tujuh cabang olahraga berpotensi mendulang emas dari total sembilan yang dipertandingkan. Ketujuh cabang olahraga itu atletik (8-10 emas), renang (12-14 emas), bulu tangkis (4 emas).

    Lalu bola voli (1 emas), basket (1 emas), tenis (dua emas), dan pencak silat (enam emas). Menurut Yayan, peluang menjadi juara umum terbuka bila kontingen bisa meraih 36-38 medali emas di ASG. "Kami optimistis bisa mencapai target," ucap Yayan di Jakarta, Rabu, 3 Juli 2019.

    Tahun lalu torehan emas kontingen Indonesia melebihi dari target yang ditetapkan, yakni 26 medali emas. Para pelajar Indonesia menempati peringkat dua ASG dengan raihan 31 emas, 36 perak, dan 31 perunggu. Sedangkan pemuncak klasemen adalah tuan rumah Malaysia dengan 37 emas, 34 perak, dan 31 perunggu.

    Sebagai tuan rumah, lanjut Yayan, Indonesia mempunyai kesempatan mengusulkan satu cabang olahraga untuk dipertandingkan. Panitia lantas mengajukan pencak silat yang berpeluang besar mendulang emas.

    Ada sembilan cabang olahraga yang dipertandingkan, yakni atletik, renang, bulu tangkis, bola voli, basket, tenis, sepak takraw, tenis meja, dan pencak silat. Total nomor pertandingan sebanyak 117 dengan rincian 59 nomor putra, 54 nomor putri, dan empat nomor campuran.

    Sedangkan para peserta ASEAN School Games 2019 berasal dari 10 negara di kawasan Asia Tenggara. Kontingen Indonesia menyiapkan 250 orang yang terdiri dari 183 atlet, 38 pelatih, 9 manajer, dan 20 ofisial.

    ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Paparan Radiasi Cesium 137 di Serpong

    Bapeten melakukan investigasi untuk mengetahui asal muasal Cesium 137 yang ditemukan di Serpong. Ini berbagai fakta soal bahan dengan radioaktif itu.