Tib Monabessa Yakin Menang dalam Laga Tinju di Kupang, Malam Ini

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petinju Indonesia, Defry Palulu (kanan) dan Tibo Monabessa. (foto: Armin Tan Gym)

    Petinju Indonesia, Defry Palulu (kanan) dan Tibo Monabessa. (foto: Armin Tan Gym)

    TEMPO.CO, Jakarta - Petinju Indonesia Tibo Monabesa merasa yakin mampu meraih kemenangan atas perinju Australia Omari Kimweri dalam pertarungan memperebutkan gelar juara dunia tinju kelas terbang versi International Boxing Organization (IBO) di Kupang pada Minggu malam (7/7).

    "Selama dua bulan lebih saya telah dipersiapkan secara matang untuk melawan Omari, dan saya yakin bisa menang melawan dia," katanya kepada Antara di Kupang, Minggu (7/7).

    Tibo mengatakan akan menampilkan permainan terbaiknya saat melawan Omari, dan siap menghibur masyarakat NTT.

    "Saya siap menghibur masyarakat NTT yang menyaksikan pertandingan saya. Saya mohon dukungan semua masyarakat di sini," tutur dia.

    Tibo sendiri tidak menargetkan berapa ronde untuk menumbangkan petinju asal Australia itu, namun pastinya dia akan mencari momentum yang tepat untuk mencuri poin dalam pertarungan tersebut.

    "Saya tidak menargetkan berapa ronde untuk mengalahkan lawan saya, tetapi saya akan melihat situasi dan peluang yang ada saat di atas ring," tambah dia.

    Sementara itu saat ditemui, Omari Kimweri mengatakan bahwa dirinya juga sudah mempersiapkan diri dengan baik untuk bertanding melawan Tibo.

    "Kurang lebih enam bulan saya persiapkan diri saya untuk pertandingan melawan lawan saya," tutur dia.

    Ia juga optimis bisa menjadi juara dunia di kelas terbang IBO dari Kupang, mengingat pengalaman bertarungnya yang menurut dia lebih banyak.

    Pergelaran tinju internasional yang digelar di GOR Oepoi Kupang yang dimulai pukul 17.00 wita itu direncanakan akan dibuka oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.