Hasil Moto2 GP Jerman: Alex Marquez Juara, Dimas Ekky Absen

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Moto2, Alex Marquez. (motogp.com)

    Pembalap Moto2, Alex Marquez. (motogp.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Alex Marquez (EG 0,0 Marc VDS) meraih kemenangan keempatnya musim ini pada Moto2 usai menjuarai GP Jerman di Sirkuit Sachsenrin, Minggu 7 Juli 2019.

    Pembalap asal Spanyol itu finis 1,208 detik di depan rival, Bard Binder yang menjadi runner-up untuk Red Bull KTM Ajo, demikian laman resmi MotoGP.

    Ini podium dua berturut-turut bagi pembalap asal Afrika Selatan itu setelah GP Belanda pekan lalu.

    Marcel Schrotter melengkapi podium dengan finis ketiga untuk tim Dynavolt Intact GP.

    Marquez yang start dari pole positionmelakukan start yang lambat dan sempat terlempar ke posisi lima di setelah bersenggolan dengan Iker Lecuona tikungan 1.

    Lecuona mampu melewati Marini di ujung putaran pembuka untuk memimpin lomba. Tak lama Marquez memperbaiki posisi ke P2 untuk menempel Lecuona.

    Brad Binder meramaikan persaingan pembalap terdepan di lap ke-10 dan mendorong mundur Lecuona ke peringkat tiga.

    Namun Marquez terlalu tangguh di depan sementara pada lap-lap terakhir Binder mendapat celah untuk menyalip Schrotter guna mengamankan podium finis runner-up keduanya.

    Pembalap Indonesia Dimas Ekky Pratama (Idemitsu Honda Team Asia) tidak turun karena dinyatakan tidak fit setelah mengalami komplikasi dari cedera kepala yang ia alami usai tabrakan dengan Stefano Manzi di Assen.

    Dengan hasil ini, Marquez yang gagal finis di Belanda, masih memimpin klasemen pembalap dengan 136 poin diikuti oleh Thomas Luthi (Dynavolt Intact GP) pada peringkat dua dengan selisih enam poin.

    Augusto Fernandez menempati peringkat tiga klasemen pembalap Moto2 untuk tim Flexbox HP 40 dengan 102 poin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?