Rossi dan Vinales Akan Uji Motor Baru untuk MotoGP Tahun 2020

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebalap MotoGP Valentino Rossi (kanan) dan Maverick Vinales berpose di depan motor YZR-M1 saat peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP Team di Jakarta, Senin 4 Februari 2019. Peluncuran tim baru dengan tema `Beast Mode On` tersebut sebagai tanda adanya kesepakatan sponsorship antara Yamaha dengan Monster Energy serta kesamaan visi untuk menghadapi musim balap 2019. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    Pebalap MotoGP Valentino Rossi (kanan) dan Maverick Vinales berpose di depan motor YZR-M1 saat peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP Team di Jakarta, Senin 4 Februari 2019. Peluncuran tim baru dengan tema `Beast Mode On` tersebut sebagai tanda adanya kesepakatan sponsorship antara Yamaha dengan Monster Energy serta kesamaan visi untuk menghadapi musim balap 2019. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Valentino Rossi dan Maverick Vinales akan menguji coba purwarupa motor Yamaha M1 untuk musim 2020 setelah balapan GP Republik Cek di Sirkuit Brno, bulan depan.

    Tepatnya Yamaha akan membawa purwarupa motornya di sesi tes resmi paruh musim pada 5 Agustus, demikian laman resmi MotoGP.

    Manajer tim Monster Energy Yamaha MotoGP Massimo Meregalli mengakui hal itu merupakan pertanda baik mengingat kedua pembalap di dua tahun sebelumnya baru bisa menjajal purwarupa motor tahun berikutnya di akhir tahun.

    Menurut Meregali, Yamaha harus mengorbankan sedikit tenaga mesinnya untuk meningkatkan kehalusan. Namun itu cukup berdampak ketika turun di trek cepat.

    "Tapi kami masih harus berbenah. Sekarang kami sedang fokus untuk mencoba meningkatkan akselerasi karena kami ingin memperkecil jarak di kecepatan puncak," kata Meregalli.

    Di awal musim, Rossi mengemas dua podium beruntun namun menderita gagal finis di tiga balapan yang menjadikannya paruh musim terburuk sang pebalap asal Italia itu.

    Sementara Vinales mengalami kesialan tiga kali MotoGP di Argentina, Prancis dan Catalunya, sebelum menang di Assen, Belanda dan runner-up di Jerman.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.