Lomba Lari: Agus Prayogo Yakin Bisa Rebut Emas di SEA Games 2019

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelari nasional Agus Prayogo (tengah) menyapa para peserta lainnya saat mengikuti Electric Jakarta Marathon 2018 di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Ahad, 28 Oktober 2018. ANTARA.

    Pelari nasional Agus Prayogo (tengah) menyapa para peserta lainnya saat mengikuti Electric Jakarta Marathon 2018 di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Ahad, 28 Oktober 2018. ANTARA.

    TEMPO.CO, Jakarta - Atlet lari nasional, Agus Prayogo, optimistis meraih medali emas untuk Indonesia pada keikutsertaannya di SEA Games 2019, yaitu  South East Asia Games di Manila,  Filipina, yang digelar Desember 2019.

    "Saya yakin dapat menyumbangkan setidaknya satu emas dari tiga nomor yang akan diikuti," kata Agus di sela keikutsertaannya di ajang Milo Jakarta International 2019, Minggu, 14 Juli.

    Pelari kelahiran Bogor, 23 Agustus 1985 itu menyebutkan tiga nomor yang akan diikutinya ialah 5.000 meter, 10.000 meter, dan  maraton. "Dari ketiga nomor itu, paling besar peluang mendapat emas dari nomor 10.000 meter," kata Agus.

    Jika target tersebut terwujud, Agus akan menambah koleksi medali emas SEA Games menjadi enam keping dari tujuh kali keikutsertaannya.

    Namun, Agus menyadari, pesaing dari negara lain tentu akan menunjukkan performa terbaiknya juga. "Untuk nomor 10.000 meter, pesaing beratnya dari Malaysia dan Vietnam. Begitu pula dengan nomor 5.000 meter," ucapnya.

    Untuk nomor maraton, pesaing yang diseganinya ialah pelari Thailand yang diperkuat atlet naturalisasi asal Selandia Baru.

    "Pada dasarnya setiap nomor masih terbuka peluang 50:50 bagi saya untuk bisa meraih medali emas. Oleh karenanya saya akan tetap berusaha maksimal," katanya.

    Satu hal yang melambungkan optimismenya ialah keberhasilan memecahkan rekor nasional untuk nomor half marathon 21 kilometer.

    "Pekan lalu saya baru memecahkan rekornas half marathon 21 km, catatan waktu saya 1 jam 6 menit 26 detik, lebih baik daripada rekornas 1 jam 7 menit 17 detik. Tinggal full marathon yang masih belum bisa dipecahkan," katanya.

    Demi memaksimalkan performa saat gelaran SEA Games 2019 mendatang, Agus juga telah dijadwalkan mengikuti uji coba terakhir yang digelar Oktober 2019 di Cina.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.