Tumbangkan Federer di Final, Novak Djokovic Juara Wimbledon 2019

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Novak Djokovic berhasil meraih gelar juara Wimbledon 2019 setelah menumbangkan Roger Federer dalam partai final yang berlangsung Ahad, 14 Juli 2019. Dua petenis terbaik dunia tersebut bertarung dalam waktu lebih dari lima jam.

    Djokovic yang merupakan petenis tunggal putra nomor satu di dunia saat ini dibuat bekerja keras oleh Federer yang menempati posisi kedua. Pada set pertama, kedua petenis bermain cukup imbang hingga skor menjadi 6-6. Djokovic memenangkan set ini setelah menang tie break 7-5.

    Pada set kedua Federer mengontrol pertandingan secara penuh. Dia bahkan sempat unggul 5-0 sebelum akhirnya Djokovic memenangkan game keenam. Federer menang mudah 6-1 pada set kedua.

    Set ketiga Djokovic yang sempat melakukan banyak kesalahan kembali bangkit. Namun Federer tak menyerah begitu saja. Dia terus memberikan perlawanan hingga skor menjadi 6-6. Djokovic lagi-lagi harus meraih kemenangan dengan tie break 7-4.

    Federer berhasil mencuri set keempat setelah mematahkan dua serve Djokovic. Federer membuat skor menjadi 2-2 setelah menang 6-4.

    Set kelima berjalan paling alot. Kedua petenis sama-sama menjaga agar serve-nya tak dipatahkan lawan sehingga skor bertahan hingga 6-6. Federer sebenarnya memiliki kesempatan untuk memenangkan set itu pada game ke-16. Unggul 8-7, petenis asal Swiss tersebut sempat unggul 40-15 yang artinya memiliki satu dua championship poin.

    Naas bagi Federer, Djokovic berhasil memaksa keadaan menjadi duece dan akhirnya merebut game ke-16 tersebut untuk membuat keadaan menjadi 8-8.

    Federer berhasil memaksa Djokovic bermain hingga game penentuan setelah skor mencapai 12-12. Pada fase tie break, Djokovic pun akhirnya meraih kemenangan 7-3 setelah Federer melakukan double fault pada game terakhir.

    Dengan kemenangan itu, Novak Djokovic berhak membawa pulang hadiah uang sebesar 2,35 juta pound sterling atau sekitar Rp 41,2 miliar. Dia juga berhasil memperkokoh posisinya sebagai petenis tunggal putra terbaik di dunia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.