Judo Kartika Cup XII, Jadi Ajang Pemanasan Atlet SEA Games 2109

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Judoka Indonesia Mochammad Syaiful Raharjo (kanan) mencoba membanting judoka Malaysia Wei Fu Chong (kiri) dalam final judo -66 Kg putra SEA Games XXIX Kuala Lumpur di KLCC, Kuala Lumpur, Malaysia, 26 Agustus 2017. ANTARA FOTO

    Judoka Indonesia Mochammad Syaiful Raharjo (kanan) mencoba membanting judoka Malaysia Wei Fu Chong (kiri) dalam final judo -66 Kg putra SEA Games XXIX Kuala Lumpur di KLCC, Kuala Lumpur, Malaysia, 26 Agustus 2017. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekitar 600 atlet dari 28 provinsi Indonesia  bertarung dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Judo Kartika Cup XII 2019 yang dihelat di GOR Amongraga Yogyakarta, 26-28 Juli 2019

    Sejumlah atlet penghuni pelatihan nasional (pelatnas) SEA Games ikut turun. "Tim Pelatnas Judo yang dipersiapkan menuju SEA Games Manila 2019 juga bakal ikut bertanding. Kompetisi ini sekaligus menjadi ajang pemanasan mereka sebelum berlaga di level internasional," ujar Sekretaris Panitia Kejurnas Judo Kartika Cup 2019, Nugroho Swasto, pekan lalu.

    Kepastian para atlet pelatnas dalam kompetisi ini setelah adanya konfirmasi PB Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI). Kompetisi ini bahkan disebut pula jadi ajang promosi dan degradasi atlet. Termasuk jika ada atlet di luar tim pelatnas menang, maka sangat mungkin dipromosikan masuk tim pelatnas seperti yang terjadi pada Asian Games lalu.

    "Jadi seluruh atlet pelatnas SEA Games akan turun semua sebelum mereka bertanding di Manila, Filipina," ujarnya.

    Wakil Ketua Penyelenggara Kejurnas Judo Kartika Cup 2019 yang juga Komandan Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta, Letnan Kolonel (Cpm) Amal Tarigan, mengungkapkan pada kejurnas ini beberapa kelompok umur dipertandingkan, termasuk kelas paling bergengsi senior putra maupun putri.

    "Pertandingan selama tiga hari meliputi Cadet kelompok umur 18 tahun, Junior 19-21 tahun, Senior 21 tahun ke atas. Masing-masing mempertandingkan 8 kelas dan juga dipertandingkan pula Nageno-Kata untuk putra dan Yuno-Kata untuk putri,” ujarnya.

    Ketua Pengurus Provinsi PJSI DIY, Pradipto mengatakan dalam kejurnas ini dipertandingkan pula kelas Cadet dan Junior sebagai wujud regenerasi atlet judo tangguh Indonesia. “Kartika Cup ini kejuaraan yang poinnya paling besar di Indonesia sehingga diikuti mayoritas daerah dan kami bersyukur bisa ditunjuk sebagai tuan rumah," ujarnya.

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.