Pensiun Sebagai Petinju, Chris John Kini Punya Aktivitas Baru

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petinju Chris John. TEMPO/Seto Wardhana.

    Petinju Chris John. TEMPO/Seto Wardhana.

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan petinju nasional Christian John atau yang akrab dipanggil Chris John kini mempunyai kesibukan baru, yaitu menjadi humas.

    "Ini memang hal yang baru bagi saya. Saya harus berhubungan langsung dengan media," kata Chris John usai dikukuhkan dan dilatik menjadi pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat periode 2019-2023 di Hotel Borobudur Jakarta, Kamis, 1 Agustus 2019.

    Pada kepengurusan KONI Pusat di bawah pimpinan Marciano Norman, mantan juara dunia tinju kelas bulu WBA itu didapuk menjadi Wakil IV Ketua Umum Bidang Kerja Sama Luar Negeri, Media dan Humas.

    Mantan petinju nasional Chris John (kanan) berpose dengan pengurus KONI Pusat lainnya Panji Surya Sahetapy di sela pengukuhan dan pelantikan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat periode 2019-2023 di Hotel Borobudur Jakarta, Kamis, 1 Agustus 2019. ANTARA/Bayu Kuncahyo

    Chris John merupakan salah satu dari beberapa mantan atlet yang dilibatkan langsung dalam kepengurusan KONI Pusat. Selain dia, ada nama mantan petenis Yayuk Basuki, mantan pebulu tangkis Icuk Sugiarto, atlet tenis meja Lieng Lieng Agustin.

    Pria kelahiran Banjarnegara, Jawa Tengah, ini mengatakan akan segera menyesuaikan diri dengan tugas barunya. Langkah awal, dia akan lebih dulu berkoordinasi dengan pimpinan KONI lainnya.

    "Saya akan pelajari dulu tugas pokok dan fungsinya. Makanya saat ini saya belum bisa bicara banyak. Saya nanti punya tim. Yang jelas saya akan lebih dekat dengan media," kata Chris John dengan tersenyum.

    Sementara itu, Ketua KONI Pusat Marciano Norman mengatakan ia akan bergerak cepat untuk menjalankan organisasi. Untuk itu ia melibatkan banyak pihak pada kepengurusannya mulai dari mantan atlet hingga pengusaha. "Kepengurusan saat ini disusun untuk siap menghadapi tantangan. Siap menuju kemandirian. Kami tidak ingin organisasi ini menjadi peminta-minta," kata Marciano Norman saat dikonfirmasi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.