Daud Yordan Menang TKO dalam Pemanasan Tinju Dunia di Thailand

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petinju Indonesia Daud Yordan berlatih di Denpasar, Bali, Senin, 29 Juli 2019. Petinju Daud Yordan terus melakukan persiapan fisik, teknik dan mental menjelang keberangkatannya ke Pattaya, Thailand untuk pertarungan bertajuk

    Petinju Indonesia Daud Yordan berlatih di Denpasar, Bali, Senin, 29 Juli 2019. Petinju Daud Yordan terus melakukan persiapan fisik, teknik dan mental menjelang keberangkatannya ke Pattaya, Thailand untuk pertarungan bertajuk "WBC International Challenge Belt" melawan petinju tuan rumah Aekkawee Kaewmanee pada 4 Agustus mendatang. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Petinju Indonesia pemegang gelar WBO Intercontinental kelas ringan (61,2kg) Daud Yordan mengatakan tidak menemui kendala saat mengalahkan petinju tuan rumah Aekkawee Kaewmanee lewat TKO ronde 5.

    "Ya'....tidak ada kendala," kata Daud Yordan.

    Menurut petinju Sasana Kayong Utara, Kalimantan Barat, tersebut, semua berjalan sesuai dengan rencana dan hasilnya bagus.

    Daud Yordan menang TKO pada ronde 5 atas petinju tuan rumah Kaewmanee pada pertarungan bertajuk "WBC International Challenge Belt" di Pattaya, Thailand, Minggu (4/8) malam.

    Ketika ditanya pukulan yang menjadikan menang TKO tersebut, Daud Yordan menyebut akumulasi pukulan yang bertubi-tubi sehingga lawannya menyerah.

    "Akumulasi pukulan yang bertubi-tubi akhirnya lawan menyerah," kata petunju kelahiran Sukadana, Kalimantan Barat, 10 Juni 1987 tersebut.

    Dengan hasil ini maka rekor bertarung Daud Yordan menjadi 39 kali menang (27 di antaranya dengan KO) dan empat kali kalah.

    Selain itu, Daud Yordan juga menyandang dua gelar juara tinju dunis yaitu WBO Intercontinental dan WBC Asia International Challenge Belt.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.