Presiden Donald Trump Dikritik Pelari Legendaris AS, Carl Lewis

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelari legendaris Amerika Serikat, Carl Lewis. (nike.com)

    Pelari legendaris Amerika Serikat, Carl Lewis. (nike.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah dianggap sepi oleh legenda sepak bola putri Amerika Serikat Megan Rapinoe, Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mendapat kritik keras dari atlet besar negeri itu setelah legenda atletik Olimpiade Carl Lewis yang menghadiri Pan American Games di Lima, Peru atas undangan panitia memanfaatkan even ini untuk menyerang Trump.

    "Kami punya presiden yang rasis dan pembenci wanita, yang tak menghargai siapa pun kecuali dirinya," kata Lewis yang menuntut persamaan gender dalam olahraga.

    "Ibu saya seorang perintis. Orang tua saya guru dan mereka mengajari kami bahwa semua manusia berhak atas peluang yang sama," kata Lewis yang menyabet sembilan medali emas Olimpiade dari total 10 medali yang dia raih.

    "Tentu saja saya ada untuk kesetaraan di atletik. Kita bahkan tak perlu lagi membahas soal ini. Kita harus memperjuangkan hak semua orang dan saling mencintai."

    Lewis (58) memenangkan medali emas lompat jauh Olimpiade pada 1984, 1988, 1992 dan 1996. Dia juga menciptakan trebel emas pada nomor lari 100m, 200m dan 4x100m estafet putra pada Olimpiade 1984, serta medali emas 100m pada Olimpiade 1988 dan 4x100m estafet putra Olimpiade 1992.

    Carl Lewis berada di Lima sampai Minggu pekan ini ketika atletik Pan American Games mengakhiri kompetisi, dan akan menyerahkan medali emas lari 100 meter putra dan lompat jauh putra, demikian AFP.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.