Daud Yordan Ingin Bisa Rengkuh Gelar Juara Tinju Dunia Tahun Ini

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Daud Yordan dalam laga melawan Aekkawee Kaewmanee di Pattaya, Thailand pada Minggu 4 Agustus 2019 yang berakhir dengan TKO ronde 5. (foto: Mahkota Promotions)

    Daud Yordan dalam laga melawan Aekkawee Kaewmanee di Pattaya, Thailand pada Minggu 4 Agustus 2019 yang berakhir dengan TKO ronde 5. (foto: Mahkota Promotions)

    TEMPO.CO, Jakarta - Daud Yordan, juara kelas ringan WBO Intercontinental asal Indonesia, berharap bisa menjalani pertarungan untuk perebutan juara dunia.
    "Saya berharap tahun ini bisa world tittle," kata Daud Yordan, Selasa.

    Daud Yordam baru saja meraih kemenangan atas petinju tuan rumah Aekkawee Kaewmanee di Pattaya, Thailand, akhir pekan lalu. Petinju yang memiliki rekor 39 kali menang (27 di antaranya dengan KO) dan empat kali kalah tersebut, mengakui, memang sekarang ini belum ada pembicaraan ke arah sana tetapi dirinya berharap tahun ini bisa bertarung untuk perebutan gelar juara.

    Petinju Sasana Kayong Utara, Kalimantan Barat, itu mengaku tidak menemui kendala saat mengalahkan petinju tuan rumah Aekkawee Kaewmanee dengan TKO. "Ya..tidak ada kendala," kata Daud Yordan.

    Daud Yordan kemenangan TKO itu diraih berkat akumulasi pukulan yang bertubi-tubi sehingga yang bersangkutan menyerah. "Akumulasi pukulan yang bertubi-tubi akhirnya lawan menyerah," kata petunju kelahiran Sukadana, Kalimantan Barat, 10 Juni 1987 tersebut.

    Dengan hasil ini maka rekor bertarung Daud Yordan menjadi 39 kali menang (27 di antaranya dengan KO) dan empat kali kalah. Selain itu, Daud Yordan juga menyandang dua gelar, yaitu WBO Intercontinental dan WBC Asia International Challenge Belt.

    Saat ini, Daud Yordan masih berada di Thailand dan rencananya Selasa malam ini baru tiba di Jakarta. "Usai pertarungan ini, saya ingin istirahat dulu berkumpul dengan keluarga," katanya.

    Daud Yordan sudah hampir tiga bulan lebih meninggalkan kampung halamannya untuk menjalani latihan. Dua bulan sebelumnya Daud menjalani latihan di Madrid, Spanyol, karena untuk menghadapi pertarungan di Jerman, tetapi duel tersebut gagal karena tidak ada kesepakatan dengan promotor di sana.

    Kemudian Daud Yordan pulang ke Tanah Air dan langsung menjalani latihan di Bali di bawah asuhan pelatih Pino Bahari sampai dengan pertarungan menghadapi Aekkawee di Thailand beberapa waktu lalu. Ia masih terus mencari peluang berlaga di ring tinju dunia dengan level yang lebih bergengsi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.