Kevin Sanjaya Targetkan Juara di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon (kiri) mengajak putranya, Marcus Fernaldi Gideon Junior saat menaiki podium bersama Kevin Sanjaya Sukamuljo seusai pertandingan final ganda putra Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Ahad, 21 Juli 2019. Keberadaan putra Marcus menjadi perhatian para penggemar bulu tangkis. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon (kiri) mengajak putranya, Marcus Fernaldi Gideon Junior saat menaiki podium bersama Kevin Sanjaya Sukamuljo seusai pertandingan final ganda putra Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Ahad, 21 Juli 2019. Keberadaan putra Marcus menjadi perhatian para penggemar bulu tangkis. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta- Pemain ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya menargetkan menjadi pememang bersama pasangnya Markus Gideon di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019.

    "Semua pemain kan mau juara ya, tapi tidak mungkin segampang itu," ujar Kevin di Plaza Senayan, Jakarta, Kamis, 8 Agustus 2019.

     
    Sebagai unggulan pertama, Kevin berjanji bakal mengeluarkan permainan terbaiknya. 
    "Saya mau mengasih yang tebaik bagi buat kejuaraan dunia saat ini," ungkap dia.
     
    Ia pun tidak mempermasalahkan hasil drawing yang menempatkan bersama kompatriotnya yakni Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.  
    "Buat drawing sih semua merata sih mau drawing kayak gmana saja sama aja," ungkap dia.
     
    Paling penting, kata Kevin menjadikan kekalahan dari pasangan Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe di Thailand Open sebagai pelajaran agar bisa meraih hasil lebih baik di Kejuaraan Dunia
     
    "Sekarang kita bisa banyak belajar, kenapa bisa kalah dan kita bisa memperbaiki kekurangan kita."
     
    IRSYAN HASYIM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.