Kejuaraan Dunia: Susy Susanti Soroti Penampilan Della / Rizki

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta menjadi penentu kemenangan Indonesia atas Korea Selatan 3-1 di bulu tangkis beregu putri Asian games 2018, Senin, 20 Agustus 2018. (Dok. BadmintonIndonesia.org/PBSI)

    Pasangan Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta menjadi penentu kemenangan Indonesia atas Korea Selatan 3-1 di bulu tangkis beregu putri Asian games 2018, Senin, 20 Agustus 2018. (Dok. BadmintonIndonesia.org/PBSI)

    TEMPO.CO, Jakarta - Penampilan ganda putri mendapat sorotan dari Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Susy Susanti. Ia menilai pasangan Della Destiara/Rizki Amelia belum menunjukkan penampilan yang diharapkan.

    Susy mengatakan PBSI tidak bisa mengandalkan Greysia Polii/Apriyani Rahayu terus menerus. Della/Rizki dan pemain muda lainnya harus bisa mendampingi Greysia/Apriyani. "Pemain yang turun harus bisa berprestasi, bukan cuma datang meramaikan saja," kata dia mengutip Badminton Indonesia, Selasa, 13 Agustus 2019.

    Dibanding nomor lainnya, pada ganda putri terjadi kesenjangan peringkat yang cukup jauh antara Greysia Polii/Apriyani dengan Della/Rizki. Saat ini Greysia/Apriyani yang kerap menjadi andalan PBSI di setiap turnamen menduduki peringkat lima dunia. Sementara Della/Rizki terpaku di peringkat 19 federasi bulu tangkis dunia (BWF).

    Saat ini Jepang amat mendominasi dengan menempatkan tiga ganda putrinya di tiga besar dunia. Di tengah persaingan menuju Olimpiade Tokyo 2020, PBSI berharap bisa mengirim wakil sebanyak-banyaknya.

    Susy menyatakan tidak segan-segan mengeluarkan pemain dari pemusatan latihan nasional PBSI bila tak bisa menunjukkan prestasi. "Della/Rizki harus membuktikan mampu bersaing atau tidak. Kalau tidak bisa berarti SK Prioritasnya akan kami tarik," tutur Susy.

    Sementara untuk Greysia/Apriyani, lanjutnya, harus bisa membuktikan diri bersaing di level atas. Di Kejuaraan Dunia keduanya diharapkan tembus babak semifinal. "Harus lebih serius karena ini levelnya kejuaraan dunia," kata Susy.

    Tim Indonesia dijadwalkan berangkat pada Rabu, 14 Agustus 2019 ke Basel, Swiss untuk menghadapi Kejuaraan Dunia. Susy meminta pada pemain agar menjaga kondisi dan fokus menghadapi calon lawan di lapangan. "Fokus pada strategi karena lawan yang dihadapi itu-itu saja," sebut dia.

    Kejuaraan Dunia atau BWF World Championship 2019 akan berlangsung di Basel, Swiss pada 19-25 Agustus 2019. Indonesia mengincar satu gelar juara dunia dan berharap nomor lainnya bisa tampil mengejutkan.

    BADMINTON INDONESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Beberkan RAPBN 2020, Tak Termasuk Pemindahan Ibu Kota

    Presiden Jokowi telah menyampaikan RAPBN 2020 di Sidang Tahunan MPR yang digelar pada 16 Agustus 2019. Berikut adalah garis besarnya.