Thailand Lawan Terberat Bola Voli Putri SEA Games 2019

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Bola Voli. ANTARA FOTO/Andika Wahyu

    Ilustrasi Bola Voli. ANTARA FOTO/Andika Wahyu

    TEMPO.CO, Jakarta - Pebola voli nasional putri asal Jawa Barat, Tri Retno Mutiara, menganggap Thailand masih menjadi lawan terberat pada ajang olahraga Asia Tenggara, SEA Games 2019 di Manila, Filipina.

    "Thailand berada jauh diatas Indonesia karena mereka memikirnya sudah grand prix," ujar srikandi kelahiran Cirebon itu ketika ditemui disela-sela latihan di Padepokan Bola Voli, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa.

    Dia menjelaskan, pemain bola voli putri Thailand memiliki pemain yang tingkatnya berada diatas rata-rata, dengan pemusatan latihan (TC) jangka panjang, yang terlihat ketika pebola voli Thailand menjadi pemain asing yang bermain di Proliga lalu.

    Hingga perlu mewaspadai Filipina yang sebagai tuan rumah, dan ketika berlaga di ASIAN Games 2018 cukup diperhitungkan. "Menurut kabar terakhir, dalam skuad Filipina akan ada pemain naturalisasinya," ungkapnya.

    Bahkan Vietnam juga merupakan musuh bebuyutan dari dulu. Ketika di turun dalam ajang SEA Games 2017 mereka turun dengan pemain junior dan senior. Namun dalam ASIAN Games 2018, senior tidak turun tapi masih cukup berbahaya.

    Ketika ditanya tentang keberadaan seniornya, Aprilia Manganang yang mengalami cedera pada lututnya dalam tiga bulan terakhir, Dia menyebutkan tidak banyak mengetahui perkembangannya.

    "Kita belum tahu kak April di SEA Games akan main apa ngga? ada dan ngga ada tetap melakukan yang terbaik demi Indonesia," kata pebola voli yang bermain untuk timnas bola voli putri keempat kalinya pada 2015, 2017, 2018, dan 2019 itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.