Qarrar Firhand Juara Balap Gokart Rok Cup di Singapura

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap gokart belia, Qarrar Firhand Ali. (istimewa)

    Pembalap gokart belia, Qarrar Firhand Ali. (istimewa)

    TEMPO.CO, Jakarta - Luar biasa pembalap gokart belia Qarrar Firhand. Tampil mumpuni di dua kelas berbeda, kelas Little Roker dan Mini, Qarrar menuai hasil spektakuler, posisi 1 dan 5. Usai berlaga di Kejurnas Gokart putaran 5 di Sentul, dua pekan lalu, Qarrar yang biasa disapa Al, melanjutkan laganya di pentas Rok Asia Zone Putaran 4, di Sirkuit KF1, Singapura, Minggu (18/8).

    Sepekan latihan di Sirkuit Karting Internastional Sentul, tak sia-sia bagi Qarrar. Pelajar SD Al-Azhar Pusat, Jakarta ini sudah bermain apik sejak kualifikasi Sabtu dengan mengemas finis di tempat ketiga. Start di final dari posisi ketiga, Qarrar optimistis bisa menguasai situasi dengan menjaga posisinya.

    Sayangnya, beberapa detik lepas start, efek numpuknya pembalap di tikungan pertama membuat posisi Qarrar yang membela tim Tanada Racing ini jadi mundur sampai ke urutan kesembilan. Tapi, seorang Qarrar tentu tak puts asa. Dengan segala daya upaya ia berusaha mengejar lawan-lawannya.

    Aksi overtake dilakukan dengan benar sehingga total empat pembalap berhasil ia lewati sehingga untuk posisi kelas Litle Roker, Qarrar sudah memimpin. Qarrar masih terus berusaha untuk bisa melewati empat lawannya di depan agar bisa meraih hasil terbaik juga di kelas Mini.

    Sayang, total 12 lap berakhir dan untuk kelas Mini, Qarrar hanya puas finis di posisi kelima. Tapi acungan jempol layak ditujukan kepada putra bungsu pasangan mantan pembalap Firhand Ali dan Aimma Fatimah ini. Ia juara di kelas Litle Roker. Qarrar menempati posisi pertama diikuti dua pembazap tuan rumah Singapura, Yevin David ditempat kedua dan Regis Tay.

    "Alhamdulilah bisa menyelesaikan lomba dengan posisi pertama di kelas Little Roker dan posisi kelima kelas Mini. Syukur ini jadi persembahan bagi HUT RI ke 74. Cuma itu yang bisa diberikan. Mohon doa saja agar saya bisa lebih baik lagi ke depan," ujar Qarrar Firhand.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Poin Revisi UU KPK yang Disahkan DPR

    Tempo mencatat tujuh poin yang disepakati dalam rapat Revisi Undang-undang Nomor 30 tahun 2002 atau Revisi UU KPK pada 17 September 2019.