Aiman Cahyadi Juarai Etape II Balap Sepeda Tour de Indonesia

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Indonesia, Aiman Cahyadi, seusai menjuarai Etape I Tour de Siak 2017. (Tempo/Riyan Nofitra)

    Pembalap Indonesia, Aiman Cahyadi, seusai menjuarai Etape I Tour de Siak 2017. (Tempo/Riyan Nofitra)

    TEMPO.CO, Jakarta - Aiman Cahyadi, menjadi yang tercepat di antara para pembalap sepeda Indonesia pada etape kedua Tour de Indonesia 2019, Selasa, meskipun sempat mengalami bocor ban.

    Aiman yang tampil untuk PGN Road Cycling Team menyelesaikan rute Madiun-Batu dengan catatan waktu 3:53:49, dikuti pembalap KFC Cycling Team, Selamet Juangga dan Muhamad Abdurahman, yang masing-masing tiba di finis dengan selisih waktu 0,11 dan 0,36 detik di belakang Aiman.

    "Enggak nyangka sih bisa ngejar. Soalnya tadi sempat bocor ban di kilometer 30. Tapi alhamdulillah berkat bantuan teman-teman tim, saya bisa masuk rombongan lagi," kata pembalap kelahiran 16 November 1993 itu.

    Menurut Aiman, dengan bocor ban yang dialaminya, ia kehilangan waktu minimal dua menit, jumlah kehilangan waktu cukup lama untuk lomba balap sepeda level 2.1 UCI seperti Tour de Indonesia.

    "Saya bersyukur saja. Tadi pas bocor kan medan lurus dan datar, sebenarnya sulit ngejar. Ini kemenangan tim, karena mereka berusaha menahan rombongan saat ban saya bocor, sehingga saya bisa mengejar," kata Aiman.

    Kerja keras Aiman dan tim PGN juga membawa Aiman masuk 10 besar kategori umum yang dimenangi pembalap Taiyuan Miogee Cycling Team, Jaroen Meijers.

    Pembalap berkebangsaan Belanda itu menang adu sprint dari Cristian Raileanu (Team Sapura Cycling) dan Thomas Lebas (Kinan Cycling Team). Ketiga pebalap ini mencatat waktu sama 3:51:12.

    "Saya belum tahu. Kalau masuk 10 besar kategori umum, syukur alhamdulillah," kata Aiman.

    Aiman Cahyadi berharap pada etape-etape Tour de Indonesia selanjutnya tidak mengalami bocor ban lagi, sehingga ia bisa bersaing bukan hanya dengan sesama pembalap Indonesia, tetapi dengan pembalap luar negeri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Poin Revisi UU KPK yang Disahkan DPR

    Tempo mencatat tujuh poin yang disepakati dalam rapat Revisi Undang-undang Nomor 30 tahun 2002 atau Revisi UU KPK pada 17 September 2019.