Kejuaraan Dunia Badminton: Marcus / Kevin Tumbang di Laga Pertama

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo (kiri) dan Marcus Fernaldi Gideon berusaha mengembalikan kok ke ganda putra China Li Junhui dan Liu Yuchen pada semifinal Japan Open 2019 di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Sabtu, 27 Juli 2019. Pasangan Marcus/Kevin tembus ke babak final setelah mengalahkan pasangan Li/Liu dengan skor 16-2, 21-11, dan  21-18. ANTARA/Humas PP PBSI-Widya

    Ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo (kiri) dan Marcus Fernaldi Gideon berusaha mengembalikan kok ke ganda putra China Li Junhui dan Liu Yuchen pada semifinal Japan Open 2019 di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Sabtu, 27 Juli 2019. Pasangan Marcus/Kevin tembus ke babak final setelah mengalahkan pasangan Li/Liu dengan skor 16-2, 21-11, dan 21-18. ANTARA/Humas PP PBSI-Widya

    TEMPO.CO, Jakarta - Ganda putra peringkat satu dunia Marcus Fernaldi Gideon / Kevin Sanjaya Sukamuljo langsung tersingkir dalam pertandingan pertama mereka pada Kejuaraan Dunia Badminton BWF 2019.

    Marcus / Kevin dikalahkan Choi Solgyu/Seo Seung Jae dari Korea Selatan 21-16, 14-21, 21-23 pada babak kedua yang berlangsung di St Jakobshalle Basel, Swiss, Rabu, 21 Agustus 2019. Perlawanan Marcus / Kevin berakhir kurang lebih satu jam.

    Ganda putra Indonesia berjulukan Minions itu langsung memimpin 5-0 di awal pertandinga. Namun perolehan poin mereka terkejar 5-5 hingga akhirnya Marcus / Kevin menang game pertama berakhir dengan skor 21-16.

    Di game kedua, kedudukan berbalik. Setelah bermain ketat pada awal game, ganda Korea justru yang mendikte pertandingan untuk kemudian menyamakan kedudukan.

    Game ketiga berjalan ketat. Marcus / Kevin lebih banyak tertinggal sampai posisi 14-17. Pasangan juara Indonesia Open dan Japan Open berturut-turut bulan lalu itu sempat bermain ngotot dan berhasil menyamakan kedudukan. Walhasil mereka sempat memimpin 19-17 dan 20-19. Tetapi akhirnya mereka gagal merebut gim penentu ini.

    "Mereka bermain sangat baik dan enggak gampang mati juga. Dan hari ini kami banyak melakukan kesalahan sendiri," ujar Kevin mengenai kekalahan dalam pertemuan pertama mereka dengan pasangan Korea ini.

    Ketika ditanya mengapa tidak mampu mempertahankan keunggulan pada poin-poin akhir game ketiga, Kevin mengakui mereka bermain kurang tenang dan banyak melakukan kesalahan sendiri.

    Marcus sendiri mengakui mereka sering tidak siap mengantisipasi serangan lawan. "Mereka banyak menekan kami dan enggak gampang mati. Kami banyak enggak siap, buru-buru dan dia banyak memperlambat, menahan tempo, mengganggu main," kata Marcus.

    Kekalahan itu membuat Indonesia menyisakan tiga ganda putra pada turnamen ini, yakni unggulan keempat Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, unggulan tujuh Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, dan Berry Angriawan/Hardianto.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.