Jumlah Etape Balap Sepeda Tour de Indonesia 2020 Akan Ditambah

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pebalap sepeda melintasi Jembatan Sungai Bengawan Solo pada Etape pertama Tour de Indonesia 2019 di Solo, Jawa Tengah, Senin 19 Agustus 2019. Tour de Indonesia 2019 diikuti pebalap sepeda dari 22 negara dan akan melewati lima etape dari Candi Borobudur dan berakhir di Batur UNESCO Global Geopark, Bali dengan total jarak tempuh 825,2 Km. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

    Sejumlah pebalap sepeda melintasi Jembatan Sungai Bengawan Solo pada Etape pertama Tour de Indonesia 2019 di Solo, Jawa Tengah, Senin 19 Agustus 2019. Tour de Indonesia 2019 diikuti pebalap sepeda dari 22 negara dan akan melewati lima etape dari Candi Borobudur dan berakhir di Batur UNESCO Global Geopark, Bali dengan total jarak tempuh 825,2 Km. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) akan menambah etape kejuaraan balap sepeda internasional Tour de Indonesia (TdI) pada tahun 2020 menjadi enam hingga tujuh etape.

    "Melihat keberhasilan tahun ini dan antusias berbagai pihak, kita berharap untuk Tour de Indonesia tahun depan bisa menambah etape hingga menjadi enam atau tujuh etape," kata Ketua Umum PB ISSI, Raja Sapta Oktohari di Geopark Batur, Kintamani, Bali.

    Tour de Indonesia 2019 yang berjarak 825,2 km terdiri dari lima etape. Jumlah ini lebih banyak satu etape dibanding Tour de Indonesia 2018.

    Menurut tokoh muda yang akrab dipanggil Okto itu, Tour de Indonesia adalah lomba balap sepeda jalan raya paling bergengsi di Indonesia dan selayaknya untuk terus ditingkatkan levelnya.

    "Tour de Indonesia ini menjadi barometer prestasi balap sepeda kita. Oleh karena itu dari tahun ke tahun harus ditingkatkan," kata Okto yang terpilih kembali menjadi ketua federasi balap sepeda Indonesia periode 2019-2023 pada Munas di Bandung 26 Juli lalu tersebut.

    Bahkan, kata Okto, sangat mungkin Tour de Indonesia ini dinaikan levelnya sehingga setara dengan kejuaraan balap sepeda lain seperti Le Tour de Langkawi di Malaysia.

    "TdI tahun ini masih level 2.1 UCI. Target kami bisa setara dengan Tour de Langkawi yaitu 2. HC atau Hors Class. Memang tak mudah dan harus kerja keras," katanya.

    Untuk naik ke level itu, banyak yang harus ditingkatkan. Dari sisi peserta misalnya, tidak hanya diikuti level continental, tapi juga harus melibatkan tim pro-continental dan world tour. Begitu juga dengan perangkat pendukung, seperti fasilitas juga harus disesuaikan dengan level kejuaraan.

    Tour de Indonesia 2019 merupakan yang kedua dengan level 2.1 UCI dan saat ini menjadi kejuaraan tertinggi di Indonesia.

    Selain Tour de Indonesia, di tanah air ada juga Tour de Singkarak dan Tour de Ijen Banyuwangi. Namun, levelnya baru 2.2 UCI. Sebelumnya juga ada Tour de Flores yang terakhir diselenggarakan pada 2017.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.