Hendra - Ahsan Maju ke Final Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ganda putra Indonesia Hendra Setiawan (kiri) dan Mohammad Ahsan berjabat tangan usai mengalahkan ganda putra Taiwan Liao Min Chun dan Su Ching Heng pada perempat final Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019 di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, Jumat 23 Agustus 2019. Ahsan/Hendra melaju ke semfinal setelah menang dengan skor 21-17, 21-19. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak

    Ganda putra Indonesia Hendra Setiawan (kiri) dan Mohammad Ahsan berjabat tangan usai mengalahkan ganda putra Taiwan Liao Min Chun dan Su Ching Heng pada perempat final Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019 di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, Jumat 23 Agustus 2019. Ahsan/Hendra melaju ke semfinal setelah menang dengan skor 21-17, 21-19. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak

    TEMPO.CO, Jakarta - Ganda putra Hendra Setiawan / Mohammad Ahsan menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil maju ke final Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019. Hendra - Ahsan menyingkirkan rekan sendiri, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto pada semifinal, Sabtu, 24 Agustus 2019.

    Pada laga empat besar di St. Jakobshalle Basel, Swiss, pasangan unggulan kedua Ahsan/Hendra menang 21-16, 15-21, 21-10.

    Fajar/Rian memimpin hingga interval game pembuka, ketika Hendra / Ahsan beberapa kali melakukan kesalahan sendiri. Namun, setelah interval, pasangan peringkat dua dunia ini berhasil mengoleksi enam poin beruntun sehingga memimpin dengan 15-11.

    Fajar/Rian tidak menyerah dengan mudah ketika seniornya memimpin 20-13. Mereka menambah tiga poin beruntun untuk mengejar, tapi selisihnya sudah terlalu jauh. Game pertama berakhir setelah bermain 14 menit, 21-16.

    Pola serupa terjadi pada awal game kedua ketika Fajar/Rian kembali memimpin hingga interval 11-6. Namun kali ini mereka mempertahankan keunggulan mereka hingga akhir. Hendra / Ahsan yang banyak melakukan kesalahan sendiri, antara lain beberapa kali pengembalian mereka menyangkut di net memberi kemenangan bagi Fajar / Rian.

    Di game ketiga, Hendra / Ahsan mendapat empat poin beruntun. Setelah itu, mereka tak terkejar lagi oleh Fajar / Rian. Pemain unggulan keempat ini menutup pertandingan dengan delapan poin beruntun.

    "Secara keseluruhan kami tertekan, set (game) pertama sudah unggul 11-9 tapi mereka bisa membalikkan keadaan. Kita banyak melakukan kesalahan juga," ujar Fajar seusai pertandingan.

    Menurut Fajar, Ahsan dan Hendra bermain dengan taktik dan pukulan yang matang, sehingga tidak perlu banyak bergerak, pukulannya menyulitkan lawan.

    Ahsan mengatakan pertarungan perebutan tiket ke final ini tidak mudah, meski lawannya rekan sendiri. "Selain adu teknis, juga adu mental. Sama-sama tidak mau kalah," ujarnya.

    Hendra menambahkan, saat kehilangan game kedua itu, ia dan Ahsan sudah tertekan lebih dulu sehingga diserang terus menerus. "Pada game ketiga, kami berinisiatif untuk menyerang duluan, sehingga lebih enak," kata pemain yang menyabet tiga kali juara dunia ini, yakni 2007 bersama Markis Kido, serta 2013 dan 2015 bersama Ahsan.

    Di final Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019 ini, Hendra / Ahsan akan bertarung melawan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. Pasangan Jepang unggulan 12 ini maju ke final setelah menyingkirkan pemain Cina unggulan kedua Li Jun Hui/Liu Yu Chen dengan skor 21-19, 21-13.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Poin Revisi UU KPK yang Disahkan DPR

    Tempo mencatat tujuh poin yang disepakati dalam rapat Revisi Undang-undang Nomor 30 tahun 2002 atau Revisi UU KPK pada 17 September 2019.