Amerika Terbuka: Naomi Osaka Gugup, Penyakit Juara Bertahan

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain tenis Jepang, Naomi Osaka, berpelukan dengan lawannya pemain tenis Amerika Serikat, Serena Williams, pada akhir laga final turnamen AS Terbuka, di New York, AS, Sabtu, 8 September 2018. AP Photo/Andres Kudacki.

    Pemain tenis Jepang, Naomi Osaka, berpelukan dengan lawannya pemain tenis Amerika Serikat, Serena Williams, pada akhir laga final turnamen AS Terbuka, di New York, AS, Sabtu, 8 September 2018. AP Photo/Andres Kudacki.

    TEMPO.CO, Jakarta - Petenis putri nomor satu dunia, Naomi Osaka, mendapat sedikit ujian dalam pertandingan melawan petenis Rusia, Anna Blinkova, di Grand Slam Amerika Serikat Terbuka.

    Namun, kekuatan dan keterampilan pukulan sang juara bertahan asal Jepang itu akhirnya  masih terlalu perkasa bagi lawannya. Osaka menang 6-4, 6-7 (5), 6-2, pada babak pertama di New York, hari ini, Rabu 28 Agustus 2019

    Petenis bukan unggulan Blinkova sempat melaju untuk meraih keunggulan 4-1 pada set pertama dan kejutan sepertinya sedang berlangsung. Tapi, kemudian Osaka mampu mengurangi kesalahannya untuk memenangi lima game  beruntun dan merebut set pembuka.

    Blinkova yang gigih menolak menyerah dan berhasil lolos dari satu poin penentuan saat  Osaka memegang servis pada set kedua. Blinkova berbalik mencuri angka dari servis lawan untuk memaksakan tie-break. Petenis Rusia itu memenangi set kedua saat pengembalian Osaka mendarat di net.

    Osaka yang berusia 21 tahun menjaga ketenangannya pada set ketiga. Ia mencuri angka dari servis Blinkova untuk meraih keunggulan 3-1 sebelum memastikan kemenangan dengan pukulan forehand keras yang tidak tertahan.

    Osaka mengatakan ketegangan yang datang karena untuk pertama kalinya tampil sebagai juara bertahan menjadi salah satu penyebab penampilan awalnya yang lambat. Tapi, dia juga memberi pujian pada Blinkova atas penampilannya yang mengesankan.

    “Saya pikir saya tidak pernah segugup ini dalam hidup saya,” katanya dalam wawancara di lapangan setelah pertandingan usai. “Saya pikir saya tidak pernah benar-benar menemukan ritme saya, tapi saya berjuang sekuat tenaga,” Naomi Osaka menambahkan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.