Formula 2 Belgia: Start dari Grid 16, Sean Gelael Ingin Raih Poin

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Formula 2 Sean Gelael menjelang tampil dalam GP Austria 2019 di Sirkuit Red Bull, 29-30 Juni. (foto: dok. Tim Jagonya Ayam)

    Pembalap Formula 2 Sean Gelael menjelang tampil dalam GP Austria 2019 di Sirkuit Red Bull, 29-30 Juni. (foto: dok. Tim Jagonya Ayam)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Indonesia Sean Gelael bertekad untuk mencetak poin pada balapan Formula 2 Belgia di sirkuit SPA Francorchamps pada akhir pekan ini. Meski harus memulai balapan dari posisi ke-16, Sean tetap optimistis untuk bersaing menyodok posisi zona angka di sepuluh besar pada balapan Feature.

    Pembalap Jagonya Ayam KFC Indonesia ini sebenarnya sudah berjuang keras di sesi kualifikasi. Hal ini terlihat dari selisih waktunya yang tipis dengan pembalap lain. Namun, dalam balapan apa pun bisa terjadi baik keberuntungan maupun sebaliknya.

    Bersamaan pada saat semua pembalap ingin memperbaiki waktu, tiba-tiba mobil Sean dan beberapa pembalap melintir dan menabrak pembatas beberapa sesaat setelah memasuki trek dari pit line.

    "Sepertinya ada sisa oli di trek, karena mobil yang melintas sebelum dan sesudah saya juga tergelincir keluar trek. Jalur yang saya ambil pun sama, melibas kerb dan hal lainnya tak beda dengan sebelumnya," ujar Sean tentang insiden yang dialaminya.

    Walau kecewa dengan hasil yang membuatnya akan start dari P16 itu, Sean yakin dengan potensi yang bisa ia maksimalkan untuk Feature Race hari Sabtu ini.

    "Kecepatan antara saya dan Mick sebelum insiden itu tak beda jauh, hanya 0,1 detik. Itu menunjukkan potensi untuk meraih hasil bagus ada. Balapan pun panjang, 25 lap, sehingga siapa tahu saya bisa berbuat sesuatu," katanya.

    Rekan setim Sean di Pertamina Prema Racing, Mick Schumacher akan memulai balapan Formula 2 Belgia dari posisi ke-6. Peluang Mick untuk meraih poin dan bahkan posisi podium lebih besar. Sementara posisi start pertama diambil pebalap tim ART Grandprix, Nyck de Vries.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.