Pemenang Khabib Nurmagomedov - Dustin Poirier Lawan Tony Ferguson

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Khabib Nurmagomedov dan Dustin Poirier berpose untuk promosi pertaungan mereka dalam UFC 242 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab pada 7 September 2019. (mmaweekly.com)

    Khabib Nurmagomedov dan Dustin Poirier berpose untuk promosi pertaungan mereka dalam UFC 242 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab pada 7 September 2019. (mmaweekly.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemenang pertarungan Khabib Nurmagomedov vs Dustin Poirier bakal menghadapi penantang berikutnya, yaitu Tony Ferguson. Hal itu ditegaskan Presiden UFC, Dana White di Abu Dhabi pada Rabu pagi WIB.

    Nurmagomedov akan meladeni Poirier dalam perebutan gelar juara UFC kelas ringan di Yas Island, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab pada Sabtu 7 September 2019. Laga tersebut dikemas dalam pergelaran UFC 242.

    “Pemenang Khabib vs Dustin akan menghadapi Tony, tidak ada lawan lain,” kata White.

    Petarung MMA Tony Ferguson melepaskan pukulan ke wajah Donald Cerrone dalam laga UFC 238 di Chicago pada Sabtu 8 Juni 2019. Ferguson ditetapkan menang TKO ronde 2 karena Cerrone mengalami cedera parah di wajahnya. (CBS Sports/Zuffa LLC)

    Sempat muncul rumor bahwa Ferguson harus lebih dahulu menghadapi petarung MMA kontroversial asal Irlandia, Conor McGregor. Namun Ferguson tegas menyanggah rumor itu.

    “Lawan saya adalah pemenang Khabib vs Dustin, karena itu sudah menjadi hak saya. Soal Conor, biarlah dia menghadapi Mark Wahlberg,” kata Ferguson bercanda menyebutkan nama bintang film Hollywood tersebut.

    Tony Ferguson menambahkan bahwa Conor McGregor lebih pantas menghadapi pihak yang kalah dari laga Khabib Nurmagomedov vs Dustin Poirier. Persaingan di kelas ringan UFC memang sedang seru.

    MMA FIGHTING


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.