Venezuela Singkirkan Cina dari Piala Dunia Basket FIBA 2019

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pertandingan Venezuela (putih) vs Cina dalam Piala Dunia Basket FIBA 2019 di Beijing, Rabu 4 September. (FIBA Basketball)

    Pertandingan Venezuela (putih) vs Cina dalam Piala Dunia Basket FIBA 2019 di Beijing, Rabu 4 September. (FIBA Basketball)

    TEMPO.CO, Jakarta - Venezuela memupuskan harapan tuan rumah Cina untuk melangkah ke babak kedua Piala Dunia Basket FIBA 2019 setelah memenangi pertemuan kedua tim 72-59 dalam laga pemungkas Grup A di Beijing, Rabu.

    Hasil itu membuat Venezuela berhak melangkah ke babak kedua mendampingi juara Grup A, Polandia, berbekalkan dua kemenangan, demikian catatatan laman resmi FIBA.

    Sementara Venezuela dan Polandia menghadapi dua wakil Grup B, Argentina dan Rusia, dalam putaran kedua Grup I di Foshan, Cina akan melakoni fase pemeringkatan 17-32 di Grup M bersama Pantai Gading, Nigeria dan Korea Selatan.

    Kecuali three-point play yang sukses dibukukan Zhai Xiaochuan pada awal laga, China tak pernah diberi kesempatan oleh Venezuela untuk memegang keunggulan.

    Dwight Lewis melesakkan enam angka beruntun untuk membawa Venezuela berbalik unggul 6-3 pada sisa waktu enam menit 16 detik kuarter pertama dan sejak itu mereka tak pernah terkejar.

    Heissler Guillent memimpin kemenangan Venezuela dengan raihan 15 poin dan delapan assist, diikuti 13 poin milik Lewis, 12 poin Gregory Vargas serta 11 poin Nesto Colmenares.

    Sebaliknya Cina ditopang 13 poin Fang Shuo, 12 poin Zhao Jiwei serta 11 poin dan delapan rebound Yi Jianlian.

    Dua nama yang jadi andalan China di laga-laga sebelumnya, Zhou Qi dan Wang Zhelin, sukses diredam oleh Venezuela dan masing-masing hanya mencatatkan delapan poin dan tujuh rebound serta lima poin.

    Venezuela untuk kedua kalinya lolos ke putaran kedua Piala Dunia Basket FIBA, setelah pencapaian pertama pada edisi 1990, dalam penampilan perdana mereka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.