Grand Slam US Open, 3 Wajah Baru di Semifinal Putri Jumat Pagi

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Semifinal tunggal putri tenis Grand Slam Amerika Serikat Terbuka 2019 atau US Open 2019 menampilkan dominasi wajah baru, yaitu Elina Svitolina,  Belinda Bencis, dan Bianca Andresscu.

    Mereka akan mengeroyok petenis legendaris Amerika, Serena Williams. Pada pertandingan semifinal di lapangan keras Stadion Arthur Ashe, Flushing Meadows, New York, Jumat pagi, 6 September 2019, Serena akan melawan Svitolina. Setelah itu Bencic melawan Andreescu.

    Elina Svitolina. REUTERS/Hannah McKay

    Pada pekan ini, Svitolina mengatakan kemenangannya melawan Serena di Rio 2016 memberinya kepercayaan diri.

    “Saya sudah melawan dengan para petenis dengan pukulan keras dalam turnamen ini. Saya hanya perlu beraksi cepat dengan kaki dan pukulanku,” kata Svitolina.

    Pada semifinal lainnya, unggulan ke-13 dari Swiss, Belinda Bencic, yang menyingkirkan juara 2018, Naomi Osaka, pada babak keempat akan melawan unggulan ke-15 dari Kanada, Bianca Andreescu.

    Bencic mencapai perempat final Amerika Serikat Terbuka lima tahun lalu saat berusia 17 tahun sebelum istirahat panjang karena cedera.

    “Ini seperti mimpi yang menjadi kenyataan. Sekalipun anda sedang bermain jelek, anda ingin meraih lagi perasaan luar biasa itu,” kata petenis putri Swiss terkuat saat ini setelah era Martina Hingis berlalu.

    Sedangkan Bianca Andreescu, 19 tahun,  menjadi pemain remaja pertama yang menjadi semifinalis Amerika Serikat Terbuka dalam satu dekade, setelah mengalahkan petenis Belgia, Elise Mertens, pada perempat final hari ini.

    Unggulan ke-15, Bianca Andreescu, yang berasal dari pinggiran Toronto, Kanada, angkit dari ketertinggalan untuk mengatasi unggulan 25, Mertens, 3-6, 6-2, 6-3.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.