Lawan Khabib Nurmagomedov, Dustin Poirier Janjikan Kejutan

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Khabib Nurmagomedov berpose dengan Dustin Poirier menghadapi laga mereka di Abu Dhabi, Sabtu 7 September 2019. (Action Group/The National)

    Khabib Nurmagomedov berpose dengan Dustin Poirier menghadapi laga mereka di Abu Dhabi, Sabtu 7 September 2019. (Action Group/The National)

    TEMPO.CO, JakartaDustin Poirier mengatakan dirinya tambah percaya diri saat laga MMA perebutan gelar juara kelas ringan (70 kg) UFC kontra Khabib Nurmagomedov semakin dekat. Pertarungan bergengsi tersebut akan digelar di Yas Island Abu Dhabi, Uni Emirat Arab pada Sabtu 7 September 2019.

    Poirier dan Nurmagomedov menggelar jumpa media terakhir pada Kamis 5 September, sebelum acara timbang badan resmi diadakan pada Jumat 6 September. Poirier tidak diunggulkan dalam pertarungan nanti.

    “Saya akan membuat kejutan paling besar tahun ini. Saya siap berdarah-darah, bermandi keringat, dan bersakit-sakit selama 25 menit di oktagon melawan Khabib,” tegas Poirier.

    “Khabib belum pernah menghadapi petarung dengan pengalaman sebanyak yang saya miliki. Dan pengalaman itu akan membuat semunya berbeda. Penonton boleh saja menjagokan Khabib, tapi lihat saja nanti,” ujar Poirier lagi.

    Meskipun tidak sepopuler Nurmagomedov dan dianggap punya kemampuan teknik lebih rendah, namun Poirier diuntungkan dengan kesiapan selama setahun terakhir. Petarung berusia 30 tahun asal Lafayette, Louisiana ini sudah tiga kali bertarung dalam setahun terakhir, dan semuanya dia menangi.

    Terakhir Poirier berlaga melawan Max Halloway pada 13 April lalu dan menang angka mutlak. Ketika itu posisi Poirier juga tidak diunggulkan atas Halloway, namun hasil akhir berkata lain.

    Di sudut lain Nurmagomedov meskipun dikenal hebat, namun dia vakum dari pertarungan selama 11 bulan sejak diskors karena berkelahi usai laga kontra Conor McGregor pada 6 Oktober 2018.

    Pertarungan Khabib Nurmagomedov vs Dustin Poirier merupakan debut dari kontrak UFC dengan Keemiran Abu Dhabi, yang berlaku selama lima tahun.

    THE NATIONAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.