Kalahkan Serena Williams, Bianca Andreescu Juarai AS Terbuka 2019

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Petenis remaja Bianca Andreescu menjadi juara tunggal Grand Slam pertama Kanada, Sabtu, setelah menang 6-3, 7-5 atas juara 23 kali Grand Slam Serena Williams dalam final AS Terbuka.

    Andreescu yang berusia 19 tahun menjadi juara Grand Slam termuda sejak Maria Sharapova pada AS Terbuka 2006, dan sekaligus membuat Williams menelan kekalahan keempat beruntun pada final Grand Slam untuk sekali lagi menggagalkan usaha menyamai rekor 24 kali juara Grand Slam.

    "Sangat sulit dijelaskan dengan kata-kata tetapi saya sangat bersyukur dan benar-benar diberkati. Saya sudah bekerja amat sangat keras untuk momen ini," kata Andreescu, yang baru memenangi dua pertandingan Grand Slam menjelang debut undian utama AS Terbuka.

    "Tahun ini telah menjadi mimpi yang menjadi kenyataan. Mampu bermain di panggung ini melawan Serena, legenda sejati olah raga ini, sungguh luar biasa."

    "Sama sekali tidak gampang. Saya mencoba mempersiapkan yang terbaik seperti saya memainkan setiap pertandingan, saya berusaha untuk tidak fokus pada siapa yang saya lawan. Saya benar-benar bangga kepada bagaimana saya menangani semua ini."

    Andreescu menyamai pencapaian Monica Seles, yang mengangkat trofi Roland Garros 1990 pada turnamen besar keempatnya, untuk rekor pemain tercepat yang memenangkan gelar Grand Slam pertamanya pada era Terbuka.

    Serena Williams (37) menderita kekalahan pada final kedua berturut-turut di Flushing Meadows, setelah kekalahan di AS Terbuka 2018 melawan Naomi Osaka yang paling diingat karena amarahnya kepada wasit Carlos Ramos.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.