Kalahkan Serena, Bianca Andreescu: Mimpi yang Jadi Kenyataan

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Bianca Andreescu, petenis tunggal putri remaja Kanada, menumbangkan Serena Williams pada pertandingan babak final di Stadion Arthur Ashe, Flushing Meadows, New York, hari ini, Minggu 8 September 2019.

    Adreescu yang berusia 19 tahun meraih gelar juara Grand Slam pertamanya. Ia pun menggagalkan usaha Serena untuk bisa menyamai rekor Margaret Court, yaitu mengoleksi 24 gelar Grand Slam.  

    Williams, 37, yang tahun lalu dikalahkan Naomi Osaka pada final ini pada hari ini dikalahkan Andreescu 6-3, 7-5. Unggulan ke-5 dari Kanada baru masuk babak utama Amerika Serikat Terbuka tahun ini.

    Andreescu sempat dipatahkan servisnya oleh Serena Williams dua kali pada set kedua. Petenis belia Kanada ini lantas meraih match point miliknya yang ketiga dan menjatuhkan diri ke lapangan setelah akhirnya bisa mengakhiri perlawanan petenis legendaris Amerika Serikat tersebut.

    “Tahun ini sebuah mimpi telah menjadi kenyataan,” kata Andreescu kepada penonton dalam konferensi pers di lapangan setelah pertandingan.

    “Saya sangat bersykur. Saya telah bekerja sangat keras untuk mencapai momen ini. Bermain di lapangan ini melawan Serena –seorang legenda yang sebenarnya dalam olahraga- sungguh menakjubkan,” Andreescu melanjutkan.

    Penonton tuan rumah yang sangat antusias mendukung Serena Williams harus menyaksikan pemain pujannya ini kalah untuk keempat kalinya pada pertandingan final seri Grand Slam.

    "Bianca sudah bermain luar biasa,” kata Serena  Williams. “Saya sangat bangga dan senang dengan kamu. Ini adalah tenis yang menakjubkan.”

    Serena Williams, yang menempati unggulan kedelapan, kali ini bermain tak meyakinkan ketika melakukan servis. Lima kali servisnya dipatahkan dan melakukan double fault.

    Sebaliknya, Bianca Andreescu bermain lebih meyakinkan. Ia menjadi petenis Kanada pertama yang memenangi Grand Slam. Ia pun menjadi petenis remaja putri pertama yang menjuarai Grand Slam sejak Maria Sharapova menang pada Amerika Serikat Terbuka 2006.  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.