Balap Sepeda Tour de Siak 2019 Digelar 18-22 September

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Balap Sepeda. Antara/Iggoy el Fitra

    Ilustrasi Balap Sepeda. Antara/Iggoy el Fitra

    TEMPO.CO, Jakarta - Panitia lomba balap sepeda Tour de Siak (TdSi) ke-7 menyampaikan bahwa kegiatan yang akan digelar pada 18-22 September 2019 itu bakal diikuti oleh 13 tim dari 16 negara.

    "Saat ini masih 16 negara dan 13 tim yang akan ikut TDSi," kata Ketua Panitia yang juga Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Siak, Fauzi Asni di Siak, Kamis.

    Belasan negara yang akan mengikuti event itu antara lain Indonesia, Malaysia, Slovenia, Singapura, Kamboja, Filipina, Australia, dan Selandia Baru.

    Kemudian Belanda, Jepang, Prancis, Spanyol, Mongolia, Iran dan Rusia.

    Untuk ajang balap, etape pertama yang dilalui adalah Siak-Mempura-Dayun-Siak. Rute itu akan dilalui dengan dua lap dengan panjang perjalanan 128 kilometer.

    Etape kedua Siak-Bungaraya-Sungai Apit-Siak dengan panjang perjalanan 114 km.

    Etape ketiga Siak-Dayun-Buatan-Siak sebanyak dua lap dengan panjang perjalanan 160 km. Etape keempat adalah Siak City Race dengan delapan lap sejauh 140 km.

    "Total panjang etape untuk tahun ini adalah sepanjang 542 km," ungkap Fauzi Asni.

    Oleh sebab itu, dia mengimbau kepada seluruh masyarakat Riau, khususnya masyarakat Siak untuk bersama-sama memeriahkan event tahunan Internasional Tour de Siak.

    "Mari bersama sama kita ramaikan, event tahunan ini. Karena banyak kegiatan dan hadiah menarik kita berikan kepada masyarakat," tukasnya.

    Terkait soal cuaca Siak yang masih diselimuti kabut asap, dia mengatakan untuk ini ada pihak berwenang yang memutuskan. Akan tetapi pihaknya sampai saat ini masih berencana balap sepeda Tour de Siak akan tetap dilaksanakan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.