Taman Bermain Jungleland Sentul Sponsori Persija Jakarta

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Persija Jakarta, Marko Simic mengontrol bola saat pertandingan Liga 1 2019 antara Persija Jakarta melawan PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Rabu, 28 Agustus 2019. Tim asuhan Julio Banuelos masih terpaku di peringkat 15 dengan 14 poin.  TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Pemain Persija Jakarta, Marko Simic mengontrol bola saat pertandingan Liga 1 2019 antara Persija Jakarta melawan PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Rabu, 28 Agustus 2019. Tim asuhan Julio Banuelos masih terpaku di peringkat 15 dengan 14 poin. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Persija Jakarta menjalin kerjasama dengan theme park terbesar di Indonesia, Jungleland Sentul.

    Kick-off antara Persija melawan Persipura di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Kutai Kartanegara pada Rabu 11 September menjadi kesempatan pertama bagi Jungleland Sentul untuk menampilkan logonya secara resmi di seragam Persija sebagai bagian dari kerjasama partner sponsor resmi seragam tim.

    Mengapa sepakbola dipilih Jungleland sebagai bagian dari strategi komunikasi pemasarannya? Mengapa bukan bulu tangkis atau basket yang akrab dengan milenial?

    “Karena sepakbola adalah olahraga yang paling diminati atau paling favorit bagi semua kalanga di Indonesia dan Jungleland menyadari hal tersebut mengingat
    Jungleland merupakan destinasi wisata bagi semua umur, khususnya keluarga,” kata Johanna Hehakaja, General Manager
    Jungleland dalam rilisnya.

    Antusiasme tinggi juga disampaikan oleh manajemen Persija menyambut bergabungnya Jungleland menjadi partner Macan Kemayoran.

    Direktur Bisnis dan Marketing
    Persija, Andhika Suksmana mengatakan: “Tidak hanya brand awareness Jungleland yang nantinya mendapatkan tempat di masyarakat, namun ada banyak benefit yang bisa dikembangkan, seperti Persija Experience di area Jungleland yang bisa dimanfaatkan oleh semua lapisan masyarakat pecinta sepakbola.”


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Poin Revisi UU KPK yang Disahkan DPR

    Tempo mencatat tujuh poin yang disepakati dalam rapat Revisi Undang-undang Nomor 30 tahun 2002 atau Revisi UU KPK pada 17 September 2019.