Luka Tyson Fury Dapat 40 Jahitan, Februari Siap Hadapi Wilder

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tyson Fury berhasil mendaratkan pukulan di wajah lawannya Otto Wallin dalam pertandingan perebutan gelar WBO Intercontinental di T-Mobile Arena, Las Vegas, 15 September 2019. Dengan hasil pertandingan ini Tyson Fury belum terkalahkan dengan 29-0-1 (20 KO). REUTERS/Steve Marcus

    Tyson Fury berhasil mendaratkan pukulan di wajah lawannya Otto Wallin dalam pertandingan perebutan gelar WBO Intercontinental di T-Mobile Arena, Las Vegas, 15 September 2019. Dengan hasil pertandingan ini Tyson Fury belum terkalahkan dengan 29-0-1 (20 KO). REUTERS/Steve Marcus

    TEMPO.CO, Jakarta - Petinju kelas berat Inggris Tyson Fury menyatakan siap untuk bertarung ulang melawan Deontay Wilder pada Februari 2020, meskipun ia mendapatkan 40 jahitan di pelipis matanya setelah memenangkan pertarungan melawan Otto Wallin di Las Vegas, Minggu 15 September 2019..

    Fury terlihat memakai kacamata untuk menutupi luka jahitannya ketika dia dan timnya sedang berada di McCarran International Airport untuk terbang meninggalkan Las Vegas. Dia juga sempat berhenti untuk berfoto bersama penggemarnya.

    Meskipun baru selesai menjalani operasi dan mendapatkan banyak jahitan, Fury mengaku bahwa dia sudah baik-baik saja dan mulai beraktivitas normal seperti biasa.

    "Saya pergi ke rumah sakit, mendapatkan beberapa jahitan, pulang dan tidur lebih awal," kata Fury seperti dikutip BBC.

    "Lalu saya bangun, pergi ke kasino, memenangkan 5.000 poundsterling, minum beberapa gelas bir, dan sekarang saya akan minum beberapa gelas lagi."

    Pada duelnya yang diselenggarakan di T-Mobile Arena kontra Wallin, petinju Inggris mantan juara dunia itu bertahan bertarung selama sembilan ronde tersisa dengan keadaan mata yang berlumuran darah, setelah dihantam keras oleh Wallin di ronde ketiga.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.