MMA: 10 Hal yang Perlu Diketahui dari Sosok Conor McGregor

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petarung MMA, Conor McGregor, berpose dengan memperlihatkan dua sabuk miliknya menjelang konferensi pers terkait dengan pertandingannya melawan Khabib Nurmagomedov di New York, Kamis, 20 September 2018. Pertarungan antara Nurmagomedov dan McGregor digadang-gadang sebagai salah satu duel terbesar dalam sejarah seni bela diri campuran. REUTERS/Noah K. Murray-USA TODAY Sports

    Petarung MMA, Conor McGregor, berpose dengan memperlihatkan dua sabuk miliknya menjelang konferensi pers terkait dengan pertandingannya melawan Khabib Nurmagomedov di New York, Kamis, 20 September 2018. Pertarungan antara Nurmagomedov dan McGregor digadang-gadang sebagai salah satu duel terbesar dalam sejarah seni bela diri campuran. REUTERS/Noah K. Murray-USA TODAY Sports

    TEMPO.CO, Jakarta - Conor McGregor suka atau tidak, diakui sebagai petarung MMA paling top di dunia. Meskipun tak lagi berstatus juara, sosok petarung asal Irlandia ini tetap menjadi berita.

    Melalui akun twitter-nya, McGregor awal pekan ini kembali membuat geger dengan cuitan bahwa dia akan tampil di oktagon UFC 244 pada November mendatang.

    Entah benar atau tidak cuitan pria berusia 31 tahun itu, pastinya banyak pihak langsung bereaksi. Mulai Dustin Poirier, Justin Gaethje Ben Askren, hingga Tyron Woodley menyatakan keinginan menjadi lawan McGregor.

    Dengan postingan Conor McGregor, yang bermain dengan putra sulungnya, Conor Jack McGregor Jr. seakan menunjukkan sisi lain McGregor, yang selama ini dikenal sebagai sosok yang kasar dan berangasan di dalam dan di luar oktagon. Instagram/@thenotoriousmma

    Bahkan Khabib Nurmagomedov kabarnya juga berkeinginan melakukan tarung ulang dengan McGregor, sebagai laga pamungkas sebelum pensiun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.