Tinju Dunia: Batal Lawan Klassen, Ini Jadwal Duel Daud Yordan

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Daud Yordan dalam laga melawan Aekkawee Kaewmanee di Pattaya, Thailand pada Minggu 4 Agustus 2019 yang berakhir dengan TKO ronde 5. (foto: Mahkota Promotions)

    Daud Yordan dalam laga melawan Aekkawee Kaewmanee di Pattaya, Thailand pada Minggu 4 Agustus 2019 yang berakhir dengan TKO ronde 5. (foto: Mahkota Promotions)

    TEMPO.CO, Jakarta - Daud Yordan dijadwalkan melakoni laga tinju dunia lagi pada November mendatang di Batu, Malang, Jawa Timur. Hal tersebut ditegaskan CEO Mahkota Promotions, Gustiantira Alandy kepada Tempo.co pada akhir pekan lalu.

    Menurut pria yang akrab dipanggil Tira itu, Daud akan melakoni laga untuk mendapatkan poin agar peringkatnya di kelas ringan bisa naik. Meskipun begitu, Tira belum menemukan lawan yang cocok untuk Daud.

    Semula petinju asal Sukadana, Kalimantan Barat tersebut akan ditandingkan melawan petinju veteran berusia 37 tahun asal Afrika Selatan, Malcolm Klassen. Namun rencana tersebut batal dijalankan karena alasan perizinan.

    “Klassen tidak mendapatkan izin dari badan pengawas tinju Afrika Selatan. Memang semula dia yang akan kita jadikan lawan untuk Daud, namun rencana itu batal. Kami sedang mencari lawan berikutnya untuk Daud,” ujar Tira.

    “Yang pasti pertarungan Daud akan digelar di Batu, Malang sekitar pertengahan hingga akhir November. Soal lawannya, kita akan kabarkan kemudian,” kata Tira lagi.

    Saat ini nama Daud Yordan sudah tidak tercantum dalam 15 besar penantang di badan tinju dunia manapun. Petinju berusia 32 tahun tersebut saat ini memiliki rekor 39-4-0 (27 KO). Pertarungan terakhir Daud dilakoni di Pattaya, Thailand pada 4 Agustus 2019 dengan hasil menang TKO ronde 5 atas petinju tuan rumah Aekkawee Kaewmanee.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.