Novak Djokovic Lolos Babak Pertama Tenis Japan Open 2019

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Petenis nomor satu dunia Novak Djokovic membuat debut tunggal putra Rakuten Japan Open Tennis Championships dengsn baik dengan menang di babak pertama atas Alexei Popyrin (Australia) 6-4, 6-2.

    Kemenangan itu menjadi pertanda positif dari unggulan teratas turnamen ATP 500 tersebut, yang bertanding di lapangan untuk pertama kalinya sejak mundur pada pertandingan putaran keempatnya melawan Stan Wawrinka di AS Terbuka karena cedera bahu.

    Petenis Serbia itu menjaga servisnya dengan baik, yang berlangsung sepanjang satu jam 29 menit tanpa melakukan istirahat, mengutip atptour.com, Selasa.

    Meskipun Popyrin ditundukkan di babak pertama, namun petenis berusia 20 tahun itu menjadi lawan yang berbahaya karena permainannya yang kuat dan agresif.

    Di AS Ternuka, Popyrin sempat menyulitkan semifinalis Matteo Berrettini hingga harus melakoni pertandingan sepanjang lima set. Selain itu ia juga mengalahkan Dominic Thiem di Australia Terbuka pada awal tahun ini.

    Tapi Djokovic bermain solid di seluruh set, menyerang dengan tujuh ace dan memenangkan 44 persen dari poin pengembaliannya.

    Joker pun maju ke babak kedua setidaknya dalam 12 turnamen yang telah ia mainkan tahun ini.

    Pada Senin, menjadi hari bersejarah bagi Djokovic yang menandai minggu ke-271 dalam keikutsertaannya di turnamen ATP Rankings, melewati Ivan Lendl (270) yang selama ini berada di peringkat ketiga.

    Djokovic hanya tertinggal dari Roger Federer dengan 310 pekan dan Pete Sampras 286 pekan.

    Novak Djokovic selanjutnya akan menghadapi petenis tuan rumah Go Soeda, yang memiliki rekor 0-12 di undian utama Tokyo sebelum mengalahkan Jan-Lennard Struff (Jerman) di babak pertama.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.