Pembalap Sepeda Asal Italia Ini Tewas Setelah Menabrak Tembok

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap sepeda asal Italia, Giovanni Ianelli yang tewas setelah sepedanya menabrak pilar bangunan saat berpacu dalam kecepatan tinggi dalam ajang Trofeo Bassa Valle Scrivia di Alessandria, Italia Utara pada Sabtu 5 Oktober 2019. (oasport.it)

    Pembalap sepeda asal Italia, Giovanni Ianelli yang tewas setelah sepedanya menabrak pilar bangunan saat berpacu dalam kecepatan tinggi dalam ajang Trofeo Bassa Valle Scrivia di Alessandria, Italia Utara pada Sabtu 5 Oktober 2019. (oasport.it)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap sepeda asal Italia, Giovanni Iannelli tewas setelah sepedanya menabrak pilar bangunan saat berpacu menuju garis finis dalam ajang Trofeo Bassa Valle Scrivia di Molino doi Torti, Sabtu 5 Oktober 2019. Iannelli sempat dilarikan ke rumah sakit di Alessandria, namun nyawanya tak tertolong.

    Pembalap sepeda berusia 22 tahun itu dikabarkan menabrak pilar tembok tersebut dalam kecepatan hampir 60 km/jam. Kepala Iannelli mengalami cedera parah karena helmnya pecah. Pembalap itu meninggal setelah sempat dilarikan ke rumah sakit dan menderita koma selama dua hari.

    Kondisi cuaca saat itu sedang hujan, sehingga sepeda yang dikendarai Iannelli diduga mengalami selip dan tidak terkontrol sampai akhirnya melanggar pilar tembok.

    Ajang balap sepeda Trofeo Bassa Valle Scrivia merupakan perlombaan skala kecil, yang digelar tahunan di kota kecil Molino doi Torti di selatan Milan.

    Giovanni Iannelli disebutkan sedang berusaha mendongkrak performanya agar dapat tampil dalam ajang balap sepeda dengan kualifikasi UCI setingkat World Tour atau Champions League. Namun takdir menentukan lain, dan pembalap sepeda yang membela tim Hato Green Tea Beer ini harus tewas sebelum mimpinya tercapai.

    THE SUN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.