Ganda Campuran Leo / Indah Ingin Pertahankan Gelar Juara Dunia

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ganda campuran Indonesia, Leo Rolly/Indah Cahya, saat tampil di Kejuaraan Dunia Junior 2019 di Kazan, Rusia. (Sumber: Badminton Indonesia)

    Ganda campuran Indonesia, Leo Rolly/Indah Cahya, saat tampil di Kejuaraan Dunia Junior 2019 di Kazan, Rusia. (Sumber: Badminton Indonesia)

    TEMPO.CO, Jakarta - Ganda campuran Leo Rolly Carnando/Indah Cahya Sari Jamil berhasil melaju ke babak 32 besar di Kejuaraan Dunia Junior 2019 di Kazan, Rusia. Leo / Indah menyingkirkan hadangan wakil Korea, Jo Seong Min/Kim Yun Ju, dengan skor 21-13, 21-11.

    Leo / Indah merupakan juara bertahan pada turnamen BWF World Junior Championship. Keduanya berharap bisa mempertahankan gelar juara pada tahun ini. Datang sebagai unggulan pertama, Indah mengatakan tak ingin terbebani dengan target juara. Indah memilih fokus pada pertandingan yang dihadapi.

    "Ada beban sih nggak. Cuma kalau rasa tegang itu pasti ada. Tapi dijadikan motivasi saja. Kami nggak mau mikir terlalu jauh ke final, persiapkan diri dulu saja ke pertandingan selanjutnya," kata Indah, Rabu, 9 Oktober 2019.

    Menanggapi kemenangan dari wakil Korea, Leo menuturkan, tak menyangka bisa berjalan cukup lancar. Menurut dia, salah satu kunci kemenangan di laga tersebut ialah sudah mengetahui permainan lawan. "Saya sempat lihat video pertandingan mereka. Mainnya cukup bagus di babak sebelumnya," kata Leo.

    Selain Leo/Indah, Indonesia mempunyai tiga wakil lainnya di Kejuaraan Dunia Junior pada nomor ganda campuran. Mereka adalah Dwiki Rafian/Metya Inayah, Lucky Andres/Helena Ayu, dan Andre Timotius/Dinda Dwi. Ketiga pasangan tengah berebut tiket ke babak 16 besar.

    BADMINTON INDONESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.