Tim Lokal akan Ramaikan Persaingan Tour de Singkarak 2019

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pebalap sepeda beradu kecepatan pada etape keenam Tour de Singkarak 2016 di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, 11 Agustus 2016. ANTARA FOTO

    Sejumlah pebalap sepeda beradu kecepatan pada etape keenam Tour de Singkarak 2016 di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, 11 Agustus 2016. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim balap sepeda lokal dari Sumatera Barat, Padang Road Bike (PRB), akan ikut meramaikan persaingan tim nasional dalam Tour de Singkarak 2019 yang digelar 2-10 November 2019.

    "Ini keikutsertaan yang ketujuh kalinya bagi PRB. Targetnya tidak hanya bisa masuk finis seperti sebelumnya. Target kita bisa masuk tiga besar tim nasional," kata penanggung jawab tim, Iqbal Ramadi Payana di Padang, Selasa, 15 Oktober 2019.

    Ia menyebut target itu realistis jika melihat komposisi enam orang pembalap PRB yang akan ikut dalam balapan kali ini. “Mereka adalah talenta muda yang memiliki kemampuan luar biasa," katanya.

    Selain itu, pembalap lokal juga memiliki keuntungan dari pengenalan medan yang lebih baik dari pembalap lain yang ikut dalam TdS. Iqbal menyebut selama mengikuti ajang Tour de Singkarak, prestasi PRB adalah menyabet peringkat empat untuk kategori pembalap Indonesia, yaitu pada 2015. Ia optimistis prestasi itu bisa meningkat pada gelaran tahun ini.

    Tour de Singkarak 2019 akan diikuti oleh klub balap sepeda dari berbagai negara. Tercatat 19 klub telah mendaftar kepada penyelenggara untuk bertanding memperebutkan Rp 2,3 miliar. Mereka antara lain, yaitu Sapura Cycling asal Malaysia, Go For Gol dari Filipina, Foolad Mubarakeh Sepahan asal Iran, dan PGN Cycling Team dari Indonesia.

    Pata atlet balap sepeda akan menempuh jarak 1.317,3 kilometer selama perlombaan Tour de Singkarak 2019 dengan sembilan etape di Sumatera Barat dan Jambi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.