Juara Tinju Dunia Errol Spence Jr Didakwa Ngebut Sambil Mabuk

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Shawn Porter melepaskan pukulan yang berhasil dihindari Errol Spence Jr dalam laga unifikasi gelar tinju dunia WBC/IBF di Staples Center, Los Angeles pada Sabtu 28 September 2019 atau Minggu WIB yang dimenangi Spence Jr dengan angka tipis 12 ronde. (AP Photo/Ringo H.W. Chiu)

    Shawn Porter melepaskan pukulan yang berhasil dihindari Errol Spence Jr dalam laga unifikasi gelar tinju dunia WBC/IBF di Staples Center, Los Angeles pada Sabtu 28 September 2019 atau Minggu WIB yang dimenangi Spence Jr dengan angka tipis 12 ronde. (AP Photo/Ringo H.W. Chiu)

    TEMPO.CO, Jakarta - Juara tinju dunia kelas welter WBC dan IBF yang tak pernah kalah, Errol Spence Jr, dikenai dakwaan mengemudi dalam keadaan mabuk yang memicu kecelakaan mobil mengerikan pekan lalu, lapor media Dallas seperti dikutip AFP, Kamis.

    Spence terlontar dari Ferrari yang dikendarainya ketika dia hilang kendali atas kendaraan mewah ini yang tengah dipacu dalam kecepatan tinggi tak lama sebelum pukul 03.00 dini hari Kamis pekan lalu.

    Mobil ini sampai keluar dari jalur dan bergulingan beberapa kali. Dia menjalani perawatan di rumah sakit untuk luka koyak pada wajahnya, kata manajemennya pekan lalu. Mereka memperkirakan Spence Jr akan segera pulih total.

    Petinju berusia 29 tahun yang tinggal di daerah DeSoto, Dallas, didakwa melanggar ketentuan tidak boleh berkendara dalam keadaan mabuk (DWI), lapor Dallas Morning News.

    Polisi menyatakan karena kecelakaan itu hanya melibatkan satu mobil, maka mereka tidak akan merilis kecepatan Ferrari saat kecelakaan itu terjadi.

    Spence, bulan lalu menyatukan gelar juara dunia kelas welter versi WBC dan IBF setelah menang angka atas rekan senegaranya Shawn Porter di Los Angeles pada 28 September lalu. Spence Jr belum terkalahkan dari 26 pertarungan, dengan 21 kemenangan KO.

    Errol Spence Jr adalah perempat finalis kelas welter Olimpiade London 2012 sebelum melakukan debut profesionalnya pada 2012 dan memenangkan gelar juara tinju dunia pertamanya, versi IBF, dengan memukul TKO petinju Inggris Kell Brook di Shefield, Inggris pada 27 Mei 2017.
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.