SEA Games 2019: Tanpa Zohri, Tim Estafet 4x100 Tetap Optimistis

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelari Indonesia Adith Rico Pradana (kanan) dan Adith Richi Pradana melakukan selebrasi usai final lari 100 meter Putra Atletik ASEAN Schools Games ke-11 di GOR Tri Lomba Juang, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu, 20 Juli 2019. Adith Rico Pradana berhasil meraih medali emas dengan catatan waktu 10.73. ANTARA

    Pelari Indonesia Adith Rico Pradana (kanan) dan Adith Richi Pradana melakukan selebrasi usai final lari 100 meter Putra Atletik ASEAN Schools Games ke-11 di GOR Tri Lomba Juang, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu, 20 Juli 2019. Adith Rico Pradana berhasil meraih medali emas dengan catatan waktu 10.73. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim estafet 4x100 meter putra masih berusaha untuk menciptakan keserasian antarpelari menjelang penyelenggaraan SEA Games 2019 di Manila, Filipina pada November mendatang.

    Asisten Pelatih Nasional Atletik Erwin Maspaitella mengungkapkan estafet 4x100 meter putra merupakan tim yang baru dibentuk menjelang SEA Games 2019 sehingga kerja sama antarpelari masih harus ditingkatkan.

    “Ini kan tim baru dibentuk. Kita masih time and trial karena ini kan tim jadi pengoperan tongkat dan kerja sama timnya harus solid,” ungkap Erwin saat ditemui di Stadion Madya, Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis.

    “Tadi pagi kita estafet masih latihan pengoperan relaynya karena belum mulus,” katanya menambahkan.

    Tim estafet 4x100 meter putra SEA Games 2019 memang berbeda dengan tim Asian Games 2018, di mana saat itu digawangi oleh Zohri, Bayu, Eko, dan Fadlin.

    Pada SEA Games Filipina, tim estafet putra akan diperkuat oleh Eko Rimbawan, Muhammad Bisma Abina serta dua atlet junior Adith Rico Pradana dan Adith Rici Pradana.

    Sebelumnya, sprinter andalan Indonesia Lalu Muhammad Zohri dipastikan tidak akan diturunkan di SEA Games 2019 karena sedang fokus mempersiapkan diri untuk Olimpiade 2020 Tokyo. Ketua Umum PB PASI Bob Hasan sempat menyatakan bahwa pesta olahraga Asia Tenggara tersebut adalah tempat bagi atlet junior menambah pengalaman berlaga di ajang internasional.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.